News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Selatan Ragu Murid Park Hang-seo Bisa Jadi Pesaing Shin Tae-yong Usai Ditunjuk sebagai Pelatih Baru Vietnam

Anak murid Park Hang-seo, Kim Sang-sik, diragukan sukses di timnas Vietnam oleh media Korea Selatan, meski diharapkan mampu menjadi pesaing Shin Tae-yong.
Selasa, 7 Mei 2024 - 16:59 WIB
Kim Sang-sik
Sumber :
  • VFF

tvOnenews.com - Media Korea Selatan, Chosun, merasa ragu bahwa murid Park Hang-seo bisa menjadi pesaing Shin Tae-yong usai ditunjuk sebagai pelatih baru Vietnam.

Pada Minggu (5/5) lalu, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) telah resmi menunjuk Kim Sang-sik sebagai pelatih baru mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks juru taktik Jeonbuk Hyundai itu dikontrak selama dua tahun, yang berarti dia akan bekerja hingga 31 Maret 2026 mendatang jika sesuai dengan durasi kontraknya.

tvonenews

Kim Sang-sik ditunjuk sebagai pelatih baru tim nasional Vietnam, menyusul dengan pemecatan Philippe Troussier pada Maret 2024 lalu.

Sebagai pengingat, pada Maret 2024 lalu, Troussier dipecat setelah The Golden Star menderita kekalahan dua kali dengan skor 0-1 dan 0-3 dari timnas Indonesia.

Troussier dinilai tak mampu meneruskan kegemilangan Park Hang-seo sebagai pelatih yang membawa Vietnam ditakuti di Asia Tenggara, dan bahkan Asia.

Sebagai catatan, Kim Sang-sik merupakan mantan anak buah Park Hang-seo ketika masih bertugas sebagai pemain timnas Korea Selatan.

Pada saat itu, Park Hang-seo merupakan salah satu asisten pelatih di tim nasional Korea Selatan.

Dalam konferensi pers pertamanya setelah diumumkan sebagai pelatih timnas Vietnam, Kim Sang-sik mengaku mendapatkan saran dari Park Hang-seo.

“Tuan Park merupakan seorang mentor dan senior yang sangat saya hormati. Dia membagikan banyak kisah dan pengalaman berharga yang diraih olehnya selama menangani timnas Vietnam,” kata Kim Sang-sik, sebagaimana dilansir dari media Vietnam, VSN.

“Tuan Park menyarankan saya untuk berusaha keras memimpin para pemain untuk membentuk tim yang baik, bersatu, dan sukses.”

Dengan kehadirannya, Kim Sang-sik diharapkan oleh VFF untuk bisa menjadi penantang baru timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, yang sedang dominan pada saat ini.

Namun demikian, media Korea Selatan, Sports Chosun, meragukan bahwa Kim Sang-sik bakal bisa melakukan hal itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Korea Selatan tersebut mengulas bagaimana tantangan yang bakal dihadapi oleh Kim Sang-sik tentang dua hal.

Selain mengembalikan kejayaan sepak bola Vietnam, Kim Sang-sik diragukan bisa mengikuti jejak Park Hang-seo yang begitu dominan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT