News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pemain Timnas Indonesia yang Sering Tiru Selebrasi Cristiano Ronaldo ini Umbar Kisah Masa Lalu, Ngakunya Pernah Menolak Barcelona, Kok Bisa?

Eks pemain Timnas Indonesia, Zulham Zamrun mengungkapkan alasannya yang pernah menolak Barcelona. Alasan Zulham menolak tawaran tersebut lebih kepada perbedaan
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:13 WIB
Eks Pemain Timnas Indonesia yang Sering Tiru Selebrasi Cristiano Ronaldo ini Umbar Kisah Masa Lalu, Ngakunya Pernah Menolak Barcelona, Kok Bisa?
Sumber :
  • instagram Zulham Zamrun

tvOnenews.com - Eks pemain Timnas Indonesia, Zulham Zamrun memiliki cerita unik karena menolak kesempatan emas bermain FC Barcelona dan memilih berkarier di Indonesia.

Pemain yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan olah bolanya ini pernah berada di ambang kesempatan bergabung dengan salah satu klub besar Eropa, Barcelona B. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kisah tersebut berakhir dengan keputusan yang tidak terduga dari Zulham Zamrun.

Pemain kelahiran Ternate, Maluku Utara, pada 19 Februari 1988 ini memulai karier sepak bolanya di klub lokal sebelum akhirnya menembus Liga Indonesia

Zulham pertama kali mencuri perhatian publik ketika bermain untuk Persiter Ternate di awal kariernya.

Namun, namanya mulai dikenal luas ketika bergabung dengan Persela Lamongan dan kemudian berpindah ke beberapa klub besar lainnya seperti Persipura Jayapura, Persib Bandung, dan PSM Makassar.

Pada tahun 2013, Zulham Zamrun bersama timnya, Mitra Kukar, menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

Dalam kesempatan tersebut, mereka melakukan serangkaian pertandingan uji coba melawan beberapa klub besar Eropa, termasuk Atletico Madrid, Espanyol, Valencia, dan Barcelona B. 

Pertandingan melawan Barcelona B menjadi momen yang tak terlupakan bagi Zulham. Ia tampil memukau sehingga menarik perhatian pelatih dan manajemen Barcelona B.

“Jadi waktu itu, Mitra Kukar lagi TC di Spanyol selama 20 hari. Di sana kita lawan Atletico Madrid, Espanyol, Valencia, Barcelona B, Espanyol Legend,” ujar Zulham Zamrun dalam wawancaranya dengan kanal YouTube Vivagoal Indonesia. 

Setelah pertandingan melawan Barcelona B, Zulham dipanggil oleh Bos Oni, pemilik Mitra Kukar, dan diberitahu bahwa Barcelona B tertarik untuk merekrutnya. Namun, kesempatan emas itu ditolaknya.

Zulham mengungkapkan alasan penolakannya yang mengejutkan. Ia merasa tidak nyaman dengan cuaca dan lingkungan di Spanyol, yang menurutnya sangat berbeda dengan Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dua puluh hari saya rasa kayak dua tahun hidup di sana,” kenang Zulham. Meskipun kini ia menyesali keputusan tersebut, saat itu Zulham lebih memilih untuk kembali ke Indonesia daripada tinggal di Eropa.

Zulham Zamrun merupakan salah satu pemain yang menjadi andalan Timnas Indonesia di era kepelatihan Alfred Riedl. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT