News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahir di Surabaya dan Besar di Batam, Pemain Potensial Ini Pilih Bela Singapura daripada Timnas Indonesia saat Jalani Karier Profesionalnya

Meskipun lahir di Surabaya dan dibesarkan di Batam, namun pemain ini justru lebih memilih bermain untuk tim nasional Singapura daripada Timnas Indonesia.
Minggu, 21 Juli 2024 - 18:06 WIB
Pemain kelahiran Surabaya yang pilih Singapura daripada Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

“Ibu saya berasal dari Surabaya dan saya lahir di sana dan dibesarkan beberapa tahun di Batam, sebelum pindah ke Singapura saat kecil,” ujar Amy Recha dilansir dari laman FAS. 

Amy Recha memulai karier sepak bolanya bersama Geylang International pada 2011 dan langsung mencatatkan gol pada laga debutnya saat melawan Balestier Khalsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, selama tujuh musim bermain di Geylang dan sempat dipinjamkan ke Young Lions, konsistensi permainan menjadi hal yang sulit didapatkan Amy Recha.

Sempat gabung ke Home United pada 2018, Amy Recha kembali pulang ke Geylang dengan kondisi yang lebih matang usai mendapat pengalaman bermain di klub lain.

Puncak kariernya terjadi pada 2021 saat Amy Recha sukses memborong 12 gol hanya dari 21 penampilan bersama Geylang. Di saat yang bersamaan, ia mendapat panggilan Timnas Singapura.

Ketika itu, pelatih Tatsuma Yoshida memanggilnya ke Timnas Singapura untuk menghadapi turnamen Piala AFF 2020 dan ini menjadi debut internasional pertama Amy Recha.

Lebih spesial lagi, penampilan perdana Amy Recha di Piala AFF 2020 langsung menghadapi negara kelahirannya yakni Timnas Indonesia.

Amy Recha saat membela Singapura

Amy Recha saat membela Singapura (Source: FAS)

Jelang menatap semifinal Piala AFF 2020 silam, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang dan winger itu mengatakan bakal tampil maksimal meski melawan tanah kelahirannya.

“Jelas menjadi laga spesial menghadapi Timnas Indonesia yang juga sudah pernah saya hadapi di level kelompok usia,” ujarnya.

“Beberapa anggota keluarga saya tinggal di sana (Indonesia), tetapi mereka tetap mendukung meski saya memperkuat Singapura,” lanjut Amy Recha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Amy Recha yang ketika itu masuk sebagai pemain pengganti tak mampu menghindarkan Singapura dari kekalahan atas Timnas Indonesia dengan agregat 3-5 di semifinal Piala AFF 2020.

Usai menjalani debut di Piala AFF 2020, pemain kelahiran 1992 itu terus dipercaya bermain bagi Timnas Singapura dengan total 13 penampilan. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT