News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pedas Media Vietnam atas Lolosnya Timnas Indonesia ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sampai Tuding Wasit Uzbekistan Bantu...

Media Vietnam, Soha menyebut bahwa Timnas Indonesia mendapatkan "bantuan" dari wasit untuk lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak hanya itu
Kamis, 13 Juni 2024 - 17:29 WIB
Komentar Pedas Media Vietnam atas Lolosnya Timnas Indonesia ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sampai Tuding Wasit Uzbekistan Bantu...
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia mendapatkan sorotan dari berbagai media, termasuk media Vietnam. 

Timnas Indonesia memastikan tempatnya di putaran ketiga usai meraih kemenangan penting 2-0 atas Filipina pada laga pamungkas putaran kedua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan tersebut diperoleh berkat gol yang dicetak oleh Thom Haye dan Rizky Ridho.

Dengan hasil tersebut, tim asuhan Shin Tae-yong ini juga dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia 2027. 

Timnas Indonesia mengakhiri putaran kedua sebagai runner-up Grup F dengan mengumpulkan total 10 poin dari enam pertandingan yang telah dimainkan.

Keberhasilan ini tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi para pendukung Tim Merah Putih.

Namun, kemenangan Indonesia ini juga berdampak pada nasib tim nasional Vietnam. Kekalahan Vietnam dari Irak dengan skor 3-1 pada laga terakhir membuat mereka tersingkir dari kualifikasi. 

Vietnam akhirnya harus mengakui keunggulan Indonesia yang mengoleksi empat poin lebih banyak dari mereka. 

Situasi ini membuat media Vietnam, terutama Soha, memberikan tanggapan yang cukup kontroversial.

Media Soha menyebut bahwa Timnas Indonesia mendapatkan "bantuan" dari wasit untuk lolos ke putaran ketiga. 

Dalam laporannya, Soha menuding wasit asal Uzbekistan, Rustam Lutfullin, telah memberikan keuntungan kepada Indonesia dengan beberapa keputusan kontroversialnya.

Salah satu insiden yang disorot adalah ketika kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari, terlihat meninju pemain Filipina, Adrian Ugelvik, di kotak penalti pada menit ke-85. 

Pelatih Filipina, Tom Saintfiet, menyatakan bahwa insiden tersebut seharusnya berujung pada hukuman penalti untuk Filipina.

"Ada momen ketika pemain kami bertabrakan dengan kiper Indonesia. Seharusnya penalti karena kiper Indonesia tidak menyentuh bola," ujarnya setelah pertandingan.

Selain itu, Saintfiet juga menyoroti keputusan wasit yang tidak memperpanjang waktu tambahan meski sempat terjadi insiden yang memaksa masuknya ambulans ke lapangan untuk menangani cedera Adrian Ugelvik.

Menurutnya, tambahan waktu tersebut seharusnya lebih lama guna memberikan kesempatan bagi timnya untuk mengejar ketertinggalan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu tambahan seharusnya diperpanjang karena ada ambulans di lapangan," lanjutnya.

Media Soha mencatat bahwa jika Filipina mendapatkan penalti pada momen tersebut, arah pertandingan mungkin akan berbeda. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT