News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pemain Timnas Indonesia, Diego Michiels Ungkap Momen Memalukan Saat Bela Skuad Garuda, Gara-gara Oktovianus Maniani Sampai...

Mantan pemain Timnas Indonesia, Diego Michiels ungkap momen memalukan saat bela Skuad Garuda. Gara-gara diajak Oktovianus Maniani, ia sampai sakit perut sampai
Kamis, 6 Juni 2024 - 21:25 WIB
Mantan Pemain Timnas Indonesia, Diego Michiels Ungkap Momen Memalukan Saat Bela Skuad Garuda, Gara-gara Oktovianus Maniani Sampai...
Sumber :
  • Antara/Vivagoal

tvOnenews.com - Diego Michiels, mantan pemain Timnas Indonesia, mengungkapkan salah satu momen memalukan saat membela Skuad Garuda dalam sebuah tayangan podcast.

Pemain kelahiran Belanda pada 8 Agustus 1990 ini memiliki darah Portugis, dengan kakek nenek yang tinggal di Kampung Tugu, Tanjung Priok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di rumah mereka tidak pernah berbahasa Indonesia, melainkan menggunakan bahasa Belanda untuk berkomunikasi sehari-hari.

Diego bercerita bahwa ia mulai belajar bahasa Indonesia saat dipanggil bermain di Timnas Indonesia bersama Oktovianus Maniani.

Ia juga mengingat momen saat bergabung dengan Pelita Jaya.

"Awalnya saya disuruh les bahasa Indonesia saat bergabung dengan Pelita Jaya, tapi saya memilih belajar di jalan saja," ujar Diego Michiels, menceritakan pengalamannya.

Meskipun sudah menjadi WNI selama 12 tahun, Diego mengaku kurang memperhatikan siapa yang menjabat saat itu.

Diego Michiels, mantan pemain Timnas Indonesia bercerita soal momen memalukan saat bela Skuad Garuda. Source: YouTube VivagoalDiego Michiels, mantan pemain Timnas Indonesia bercerita soal momen memalukan saat bela Skuad Garuda. Source: YouTube Vivagoal

Diego bercerita dengan humor, "Saya tidak tahu siapa yang menjabat saat itu. Kalian saja tidak tahu, apalagi saya," katanya sambil tertawa.

Sebelum membela Timnas Indonesia, Diego bermain di Liga Belanda. PSSI kemudian menawarinya kesempatan bermain di Timnas Indonesia karena mencari pemain keturunan.

Diego pernah memperkuat Persija IPL (Jakarta FC) di liga domestik dan diprediksi memiliki karir gemilang. 

Salah satu momen penting adalah ketika ia menjadi bagian dari skuad inti Timnas dalam laga kontra Los Angeles Galaxy yang diperkuat David Beckham di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 30 November 2011.

Setelah tidak lagi bermain untuk Timnas Indonesia, Diego kini memperkuat Borneo FC sebagai bek. Meski demikian, ia masih mengenang momen-momen lucu saat bersama Timnas Indonesia.

Dalam tayangan podcast Vivagoal Indonesia, Diego mengungkapkan pengalaman memalukan saat membela Timnas Indonesia pada tahun 2011-2013.

Diego bercerita tentang kejadian ketika Oktovianus Maniani mengajaknya makan di sebuah warung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menyantap makanan bersama Okto, Diego mengalami sakit perut berkepanjangan selama lima hari.

"Okto ajak saya makan di warung. Saya masih ingat, habis itu mungkin saya lima hari sakit perut," ungkap Diego sambil tertawa malu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT