News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngamuk Usai Tak Dipanggil ke Kualifikasi Piala Dunia 2026, Musuh Timnas Indonesia di SEA Games Ini Akhirnya Minta Maaf

Bek Thailand, Jonathan Khemdee yang jadi musuh para fans Timnas Indonesia sampaikan permintaan maaf usai ngamuk lantaran tidak masuk dalam skuad Gajah Perang.
Selasa, 28 Mei 2024 - 15:59 WIB
Pesepak bola Thailand Jonathan Khemdee
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/rwa.

tvOnenews.com - Bek Thailand, Jonathan Khemdee yang sempat jadi musuh bebuyutan fans Timnas Indonesia sampaikan permintaan maaf usai ngamuk lantaran tidak masuk dalam skuad Gajah Perang.

Nama Jonathan Khemdee menghilang dalam skuad yang dipanggil pelatih Masatada Ishii untuk mengarungi dua laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Masatada Ishii memanggil 27 pemain untuk mengarungi dua laga grup C menghadapi China dan Singapura tanpa adanya Jonathan Khemdee yang tampil apik bersama Ratchaburi FC.

tvonenews

Usai diabaikan, pemain yang jadi musuh utama pecinta Timnas Indonesia di final SEA Games 2023 itu melakukan protes dengan mengunggah sejumlah postingan di instagram stories pribadinya.

Jonathan Khemdee mengunggah ulang beberapa postingan fansnya yang berisi nada protes terkait keputusan pelatih Masatada Ishii.

Dalam salah satu postingannya, Jonathan Khemdee mengunggah ulang story dari akun ratchaburi.info yang mempertanyakan Masatada Ishii tidak memanggil dirinya meski berhasil jadi pemain terbaik mingguan di Liga Thailand 23/24.

Sontak beberapa postingan yang unggah Jonathan Khemdee tersebut langsung jadi sorotan netizen di Thailand.

Netizen menganggap Jonathan Khemdee seakan melakukan protes keras terhadap pelatih Masatada Ishii karena tidak memanggil dirinya.

Merasa jadi bahan kritikan netizen Thailand, membuat pemain berusia 22 tahun itu angkat suara.

"Halo untuk semua penggemar sepak bola Thailand, saya menghargai semua orang yang mengirim pesan untuk memberi selamat karena saya berada di tin terbaik Liga Thailand minggu ini," tulis Jonathan Khemdee, Senin (27/5).

Kemudian, seraya meminta maaf, Jonathan Khemdee memutuskan untuk menghapus semua postingannya terkait drama pemanggilan pemain di Timnas Thailand.

"Saya ingin meminta ruang ini untuk meminta maaf atas apa yang saya bagikan dan membuat semua orang salah paham," jelas Khemdee.

"Saya telah menghapus sepenuhnya pesan itu, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mencegah kesalahpahaman seperti ini terjadi lagi," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Jonathan Khemdee pernah jadi kontroversi dan disorot para fans Timnas Indonesia karena membuang medali runner-up SEA Games Kamboja 2023.

Saat itu, Jonathan Khemdee dianggap frustasi lantaran telan kekalahan telak dari Timnas Indonesia dengan skor 2-5 di partai final.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT