News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Shin Tae-yong Pergi Tinggalkan Timnas Indonesia, 6 Pelatih Top ini Bisa Jadi Salah Satu Suksesornya, Nama Pelatih Negara Rival ini Termasuk...

Kontrak Shin Tae-yong bersama PSSI akan berakhir pada Juni 2024 setelah usai Piala Asia U-23 2024. Jika kontrak STY tak diperpanjang PSSI bisa melirik 6 pelatih
Jumat, 16 Februari 2024 - 16:55 WIB
Jika Shin Tae-yong Pergi Tinggalkan Timnas Indonesia, 6 Pelatih Top ini Bisa Jadi Salah Satu Suksesornya, Nama Pelatih Negara Rival ini Termasuk...
Sumber :
  • PSSI

2. Akira Nishino

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Akira Nishino sempat diisukan bakal menjadi Direktur Teknik PSSI menggantikan posisi Indra Sjafri.

Namun kabar teranyar menyebutkan jika pelatih berusia 68 tahun itu masuk bursa calon pengganti Shin Tae-yong untuk mengasuh Timnas Indonesia.

Sebagai informasi, Akira Nishino memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di dunia strategi bermain sepak bola.

Bahkan Akira sempat dipercaya oleh Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk mengawal Timnas Jepang di Piala Dunia 2018 silam.

Tak hanya itu, kiprah tim Samurai Biru di ajang Piala Dunia 2018 Rusia juga bisa dinilai tak terlalu buruk.

Akira Nishino sukses membawa timnya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Namun sayang, Jepang gagal melaju ke perempat final setelah dikalahkan oleh Belgia.

Nishino juga diketahui memiliki nama besar di sepak bola Jepang karena sudah mengukir beberapa prestasi  tak hanya di level tim nasional. 

Bahkan di level klub juga dia bisa menorehkan prestasi bersama Gamba Osaka pada medio 2002 hingga 2011 lalu.

Peraih yang mendapat gelar Japan Football Hall of Fame pada 2019 itu bisa menjadi opsi jika Shin Tae-yong tak lagi dipercaya mengasuh Timnas Indonesia.

3. Antonio Conte

Dengan segudang pengalaman dan prestasi di dunia sepak bola, Antonio Conte bisa menjadi pilihan tepat untuk mengasuh Skuad Garuda. 

Saat ini, pelatih asal Italia tersebut juga diketahui berstatus tanpa klub. Tottenham Hotspur adalah klub terakhir yang ditanganinya pada Maret 2023.

Dikenal dengan gaya melatih keras, Conte dipandang bisa mendongkrak fisik pemain Tim Merah Putih agar mampu bersaing meraih titel juara di berbagai ajang sepak bola dunia.

Namun, PSSI tidak akan mudah merayu Antonio Conte untuk mau duduk di kursi pelatih Timnas Indonesia. 

Sebab, mantan pemain Juventus tersebut tentu masih ingin menjalani karirnya di Eropa dengan bayaran yang tentu saja tidaklah murah.

Sebagai informasi saat masih mengasuh Tottenham Hotspur, Antonio Conte kabarnya mendapat bayaran sebesar 15 juta poundsterling atau setara dengan Rp299 miliar per tahun.

4. Giovanni van Bronckhorst

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok selanjutnya ada Giovanni Van Bronckhorst, mantan bek Timnas Belanda yang memutuskan pensiun pada akhir musim 2009/2010.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT