News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seru, Ketua Umum PSSI: Erick Thohir Versus LaNyalla Mattalitti

Sejauh ini baru ada dua tokoh yang ingin jadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2023-2027, Erick Thohir dan LaNyalla Mattalitti.
Senin, 16 Januari 2023 - 07:16 WIB
Erick Thohir dan LaNyalla Mattalitti bersaing jadi Ketua Umum PSSI.
Sumber :
  • tvonenews/hartini

Untuk sepakbola nasional sendiri, Erick punya andil besar. Dia merestui Bank Rakyat Indonesia menjadi sponsor utama Liga 1.  Peran serta BRI sebagai sumber dana sudah memasuki tahun kedua, sehingga hingga roda kompetisi Liga 1 lancar berputar.

Sejatinya dengan jejak rekor, kewenangan, jaringan dan pengaruh yang dimiliki Erick, sepakbola nasional membutuhkannya. Kini tinggal para voter, pemilik suara di KLB (Kongres Luar Biasa) PSSI menentukan. Apakah Erick ketum yang mereka cari?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

LaNyalla Mattalitti Petarung

Lalu bagaimana LaNyalla? Dia punya prestasi di sepakbola nasional. Saat jadi Kabid Timnas, LaNyalla mempersembahkan medali perak SEA Games ke-27, Myanmar 2013. Kemudian ia membawa Timnas U-19 era Evan Dimas meraih Piala AFF. LaNyalla juga sukses mengangkat sepakbola Indonesia di ranking FIFA ke posisi ke-156 dari sebelumnya 172.

Sebagai pemimpin LaNyalla punya kharisma, berani mengambil kebijakan, seorang petarung tulen. Itu ditunjukkannya saat jadi Ketum PSSI sekitar 20 bulan, April 2015 hingga November 2016. Sekali pun kepengurusannya dibekukan oleh Menpora Imam Nahrawi, tapi kinerja PSSI tetap berjalan.

Ketika itu roda organisasi PSSI pusat dan daerah tetap berfungsi. Semua program mulai pembinaan usia dini, penataran pelatih, wasit dan perangkat pertandingan berjalan. Begitu juga kompetisi liga, sekali pun terkadang sulit mendapat izin pertandingan.

Pembinaan timnas junior hingga senior juga berlangsung. Hanya tak ada pertandingan akibat sanksi FIFA, karena pemerintah c.q. Menpora ikut campur mengurus dapur PSSI. Di masa itu, terlihat bagaimana militannya LaNyalla membangun sepakbola nasional. Dia juga royal mengucurkan uang pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Boleh dibilang kepengurusan PSSI paling kompak di era LaNyalla. Para Exco hampir setiap pekan bertemu, untuk mengambil keputusan strategis. "Saya masih berutang dengan sepakbola nasional, karena itulah saya ingin memimpin PSSI lagi," kata La Nyalla, yang posisinya sebagai Ketum PSSI didongkel di tengah jalan.

Kelebihan LaNyalla dari Erick Thohir berebut predikat orang nomor satu di pentas sepakbola nasional adalah penguasaan lapangan. LaNyalla punya kantong pendukung, dan orang lapangan yang jago bergerilya menggalang dan 'merayu' pemilik suara. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral