Kerangka Politik-Keamanan ASEAN dan Arah ke Depan
- ist
Saat ASEAN mendekati titik tengah *Visi Komunitas ASEAN (ACV) 2025, kepemimpinan Malaysia bertujuan untuk meletakkan dasar bagi **ACV 2045*. Visi strategis ini mengutamakan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran, sambil memastikan keselarasan dengan tiga pilar ASEAN: politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.
Kemampuan ASEAN untuk beradaptasi dengan ancaman baru, seperti bencana akibat perubahan iklim, pandemi, dan tantangan keamanan siber, sangat penting. Penekanan Malaysia terhadap inklusivitas dan keberlanjutan mendorong mekanisme regional untuk respons bencana, keamanan kesehatan, dan ketahanan digital, sehingga memperkuat kerangka politik-keamanan ASEAN.
Pencapaian dan Tantangan
Integrasi ekonomi ASEAN dan kerja sama politik-keamanannya telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Namun, blok ini menghadapi tantangan besar, termasuk:
- Membangun konsensus di antara negara anggota yang beragam,
- Menghadapi tekanan eksternal, dan
- Mempertahankan prioritas ASEAN di tengah dinamika geopolitik yang berubah.
Kemampuan Malaysia untuk menyatukan negara-negara anggota menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ini.
ASEAN: Model Keberagaman yang Damai
Mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hassan,
"ASEAN mencakup sebuah kawasan yang merupakan salah satu yang paling beragam di dunia. Namun, bertentangan dengan semua ekspektasi pihak luar, kita juga menjadi salah satu kawasan yang paling damai."
Pernyataan ini menyoroti kemampuan luar biasa ASEAN untuk menjaga perdamaian dan stabilitas meskipun memiliki keberagaman budaya, agama, dan politik. Pendekatan konsensus ASEAN, yang diwujudkan melalui kerangka seperti ASEAN Regional Forum (ARF), mendorong dialog dan membangun kepercayaan, menjadikannya model kerja sama regional di dunia yang semakin terpolarisasi.
Penekanan terhadap persatuan ini menunjukkan kemampuan ASEAN untuk menghadapi tantangan global dan memperkuat posisinya sebagai kekuatan penstabil.
Dengan bertindak secara bersama, ASEAN dapat meningkatkan ketahanannya dan memperkuat pengaruhnya terhadap isu-isu global, mulai dari perubahan iklim hingga integrasi ekonomi.
Kesimpulan
Di bawah kepemimpinan Malaysia pada tahun 2025, tema inklusivitas, keberlanjutan, dan visi strategis akan memandu upaya ASEAN untuk:
- Memperkuat prioritasnya,
- Menangani isu-isu mendesak seperti krisis Myanmar dan ketegangan geopolitik, serta
- Membangun ketahanan terhadap ancaman baru.
Load more