News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemerdekaan

Warga yang punya ingatan panjang segera insaf, janji, mimpi atau ramalan penguasa kerap menguap bersama embun pagi. 
Senin, 21 Agustus 2023 - 09:57 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background logo titik nol nusantara.
Sumber :
  • tim tvonenews

Sayangnya, mencintai negeri ini sambil tetap mendekap keadilan bukan hal mudah. 

Pekan lalu, setelah 78 tahun merdeka, pada sebuah pesta peringatannya di istana negara, seorang Presiden berbaju Raja Mataram (dengan kuluk yang pernah dikenakan Sultan Agung) tampak sumringah mendengar laporan progres pembangunan IKN dari Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengangguk angguk sambil berkata; “Insya Allah besok perayaan ini akan digelar di sana,” ujar Jokowi.

(Presiden Joko Widodo jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-78 di Istana Merdeka. Sumber: ANTARA)

Presiden yang mendapat mandat dari rakyat itu tak merasa perlu menyapa warga adat setempat, misalnya. Ia tak memanggil Sibukdin, pemimpin masyarakat adat Balik Sepaku yang telah tinggal beranak pinak di sana puluhan tahun, atau mendengar perwakilan perempuan Ten Sopek, yang secara kearifan adat berhasil merawat hutan ---yang segera akan bersalin rupa menjadi berbagai bangunan megah, apakah mereka setuju dengan rencana pemerintah pusat itu.

Berkali kali Presiden dengan para menteri menginap di IKN, misalnya tapi tak merasa perlu berdialog dengan warga dayak Paser atau 13 warga adat lain yang hidup di sekitar lokasi ibu kota baru.

Dengan ini, kepala suku adat Sibukdin, warga dayak Paser, atau para perempuan Ten Sopek seolah harus ikhlas menerima “mimpi” tentang kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi orang orang yang tinggal ratusan kilometer di seberang lautan yang tak mereka kenali identitasnya.

Pada sejumlah investor di Singapura, Timur Tengah hingga China, Jokowi menyebut IKN adalah mega proyek terbesar di dunia saat ini. Nantinya akan ada  pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa yang berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.  

(Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri rapat di lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara. Sumber: ANTARA)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembangunan IKN seperti  titik “lepas landas” pesawat Indonesia mengorbit menjadi negara maju dan kaya. Karena sebuah “mimpi” ini Jokowi meminta seluruh warga bersatu, seiya dan sekata. Tak boleh ada suara berbeda.

Tapi, warga yang punya ingatan panjang segera insaf, janji, mimpi atau ramalan penguasa kerap menguap bersama embun pagi. Dan kemerdekaan sebagai jembatan emas, seperti metafora dari Soekarno, ternyata telah gompal di sana sini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT