Publik Bertanya, Ini Alasan Mabes Polri Tak Terburu-buru Soal Kasus Hacker Bjorka
- Kolase tvonenews.com
Jakarta - Nama Hacker Bjorka yang telah menghebohkan publik usai membocorkan data-data pribadi sejumlah pejabat dan rangkaian surat rahasia untuk Presiden, termasuk dari BIN. Publik bertanya, Ini alasan Mabes Polri tak terburu-buru soal kasus Hacker Bjorka, Kamis (22/9/2022).
Mabes Polri mengungkap informasi terbaru terkait kasus dugaan peretasan yang dilakukan hacker Bjorka. Dalam perkara itu, Mabes Polri tergabung dalam tim khusus (Timsus) bentukan Menko Polhukam Mahfud Md.
Publik Bertanya, Ini Alasan Mabes Polri Tak Terburu-buru Soal Kasus Hacker Bjorka..
Hacker Bjorka. (ist)
Adapun Timsus itu terdiri dari Polri, BIN, Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Kemenkominfo, dan koordinator Menko Polhukam.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendalam terkait kasus peretasan tersebut.
"Timsus masih melakukan pendalaman scientific oleh karenanya tidak buru-buru. Timsus masih bekerja terus terdiri dari Polri, BIN, BSSN, Kominfo, dan Menko Polhukam masih bekerja," ujar Irjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Irjen Dedi menjelaskan pihaknya juga masih mendalami pernyataan MAH, pria asal Madiun, Jawa Timur yang diduga sebagai kaki tangan hacker Bjorka.
Menurutnya, penyidik Dittipidsiber melakukan beberapa pendalaman kepada yang bersangkutan.
"Penyidik masih meminta (MAH) wajib lapor di Polres Kota Madiun. Teknisnya dua kali dalam seminggu," jelasnya.
Selain itu, Irjen Dedi menuturkan pihaknya akan segera mengungkap identitas hacker Bjorka jika mendapat informasi.
Dengan demikian, dia meminta semua pihak agar bersabar agar Timsus dapat bekerja dalam mengungkap kasus tersebut.
"Nanti apabila ada informasi, sekali lagi, ya, rekan-rekan untuk bersabar. Saya nanti akan sampaikan kepada rekan-rekan. Proses pendalaman kasus ini juga cukup panjang," imbuhnya.
Mabes Polri Siap Gandeng Pihak Asing
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan tim khusus (Timsus) bentukan Menko Polhukam Mahfud Md masih bekerja dalam kasus dugaan peretasan tersebut.
Menurut Dedi, Timsus tersebut tidak menutup kemungkinan bakal menggandeng pihak asing dalam mencari dan menangkap hacker Bjorka.
"Ya, tidak menutup kemungkinan. Kemungkinan juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak luar," ujar Irjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Load more