News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geliat Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2024, Antara Sindiran 2x Kalah, PKB dan Etnis Tionghoa Hingga "Puputan" Zaman Now

Sindiran diterima Prabowo Subianto mengenai dua kali kalah pada pemilu tahun 2014 dan 2019 tak membuatnya gentar untuk kembali mencalonkan diri di Pemilu 2024.
Minggu, 14 Agustus 2022 - 12:06 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • ANTARA

“Karena calon presiden dari Partai Gerindra adalah Pak Prabowo, maka syarat koalisi adalah mendukung untuk mengusung Pak Prabowo sebagai calon presiden 2024,” ujar Dasco.

Seperti diketahui, Rapimnas yang dihadiri sekitar 8.500 kader Partai Gerindra itu dilaksanakan selama dua hari, hingga Sabtu (13/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran Etnis Tionghoa

Prabowo, saat mengikuti Rapimnas, sempat menyebut nama politikus Partai Kebangkitan Bangsa asal Kalimantan Barat Daniel Johan secara khusus.

Saat itu Prabowo berorasi menyampaikan bagaimana Partai NU yang pernah mengusung tokoh dari etnis Tionghoa untuk maju di DPR RI. "Tradisi tersebut terus berlanjut sampai saat ini, di PKB," kata Prabowo.

(Tangkap layar Ketua DPP PKB Daniel Johan memberi hormat saat disebut Ketua Umum Partai Gerindra saat Rapimnas. Sumber: ANTARA)

Sebelum acara dimulai, Prabowo mengaku telah bertemu dengan unsur pimpinan PKB, salah satunya Daniel Johan.

Prabowo pun membalikkan badannya ke arah belakang podium mencari dan melihat Daniel Johan yang tengah dalam posisi berdiri sambil tangan menunjukkan sikap hormat sembari tersenyum.

Daniel Johan yang mengenakan peci hitam dan menjabat salah satu Ketua DPP PKB itu tampak melambaikan tangan menyambut ucapan Prabowo Subianto. "Hari ini, PKB ada anggota DPR yang beragama Buddha, keturunan Tionghoa," kata Prabowo Subianto.

Daniel Johan pun kembali berdiri sambil diiringi tepuk tangan riuh dari peserta yang hadir di gedung tersebut. "Ini menunjukkan bahwa PKB adalah partai terbuka, partai yang merangkul untuk semua," kata Prabowo.

Di rapimnas tersebut, Partai Gerindra dan PKB resmi menandatangani deklarasi koalisi Pemilu 2024. Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan siap untuk menjadi calon presiden ketiga kalinya setelah mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra se-Indonesia.

"Puputan" Jaman Now

Dukungan bagi pencapresan Prabowo terbilang tak main-main, bahkan DPD Partai Gerindra Bali siap puputan (berjuang total) untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2024.

Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya mengemukakan hal itu dalam Rapat Pimpinan Nasional Gerindra pada tahun 2022 di Sentul, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya saat menyerahkan pandangan umum partai kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Sumber: ANTARA)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral