GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruang Udara Tertutup, Menlu Ungkap Nasib WNI yang Tertahan di Iran: Tidak Semua Ingin Dievakuasi

Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan 15 WNI di Teheran telah menyatakan kesediaan untuk dipulangkan dan prosesnya kini tengah diatur.
Rabu, 4 Maret 2026 - 11:49 WIB
Menlu Sugiono
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah mulai mengeksekusi rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.

Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan 15 WNI di Teheran telah menyatakan kesediaan untuk dipulangkan dan prosesnya kini tengah diatur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang oke 15 dari Iran,” kata Sugiono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026) malam.

Sugiono menegaskan tidak semua WNI di wilayah terdampak ingin dievakuasi. Namun pemerintah, kata dia, akan memfasilitasi penuh bagi mereka yang memilih kembali ke Tanah Air.

“Karena perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak, tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran,” ujarnya.

Proses evakuasi tidak sederhana. Penutupan ruang udara membuat jalur langsung mustahil ditempuh. Pemerintah menyiapkan skema darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, sebelum penerbangan lanjutan.

“Ya ini lagi diatur lah waktunya kapannya. Kan ini ruang udara juga lagi tertutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu mereka harus dibawa ke Baku. Dari Tehran ke Baku itu 10 jam perjalanan,” tuturnya.

“Itu kan perlu dihitung dulu dong logistiknya, terus orangnya cukup sehat atau tidak, dan segala macam dan segala macam. Jadi enggak bisa hari ini mau evakuasi langsung detik itu juga kita geser ya,” ungkap Sugiono.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat memastikan seluruh WNI di Iran dalam kondisi aman. Berdasarkan data terbaru KBRI Teheran, terdapat 329 WNI yang tercatat berada di Iran.

Sebagian dari mereka bahkan telah dipindahkan ke kompleks KBRI sebagai langkah perlindungan dini. Enam WNI saat ini mengungsi di kantor kedutaan, bukan karena ancaman langsung, melainkan karena tempat tinggal mereka dikosongkan.

“Kami tampung mereka di KBRI demi keamanan. Pihak asrama atau tempat kerja mereka meminta pengosongan, jadi daripada mereka terlantar, KBRI menjadi rumah aman bagi mereka,” ujar Dubes Roy dalam sambungan video, Senin (2/3/2026).

Namun, ia mengingatkan bahwa jumlah riil WNI kemungkinan lebih besar dari angka resmi, mengingat banyak anak buah kapal (ABK) yang mobilitasnya tinggi dan tidak tercatat sebagai penduduk menetap.

Di sisi lain, situasi Teheran disebut masih mencekam. Aktivitas militer dan serangan udara bahkan terlihat dari jendela kantor KBRI.

“Situasi masih dinamis. Kami di KBRI terus bersiaga penuh mengantisipasi segala kemungkinan. Serangan-serangan itu masih terasa dan terlihat sangat jelas,” tegasnya.

KBRI telah mengeluarkan imbauan agar WNI membatasi aktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, dan segera mencari perlindungan jika situasi memburuk. Meski demikian, kedutaan tetap menghormati keputusan pribadi masing-masing WNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami tidak bisa memaksakan standar tertentu. Yang terpenting, jalur komunikasi tetap terbuka bagi mereka yang merasa memerlukan perlindungan lebih lanjut,” tambahnya.

Dengan 15 orang bersiap dievakuasi dan ratusan lainnya terus dipantau, pemerintah kini berpacu dengan waktu, menghitung logistik, membaca situasi keamanan, dan memastikan setiap langkah penyelamatan dilakukan dengan presisi di tengah krisis yang belum menunjukkan tanda mereda. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

Pelantikan tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta mencederai semangat keberhimpunan pemuda.
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Selengkapnya

Viral