GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Lewat Pemilu, Tak Turun ke Jalan: Begini Mekanisme Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran Pasca Tewasnya Ali Khamenei

Bagaimana mekanisme suksesi pemimpin tertinggi Iran? Ini peran Majelis Ahli, dewan sementara, dan proses konstitusional pasca wafatnya Ali Khamenei.
Senin, 2 Maret 2026 - 07:00 WIB
Kepala Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Salah satu ciri paling khas dari mekanisme suksesi di Iran adalah sifatnya yang sangat tertutup. Tidak ada kampanye terbuka, tidak ada pengumuman resmi kandidat, dan tidak ada perdebatan publik. Seluruh proses berlangsung di internal Majelis Ahli, membuat dunia luar hanya bisa membaca tanda-tanda politik dari dinamika elite.

Sebelumnya, nama mantan Presiden Ebrahim Raisi sempat dipandang sebagai calon kuat penerus Khamenei. Ia dikenal sebagai figur garis keras dan loyal terhadap prinsip Wilayatul Faqih. Namun, kematiannya dalam kecelakaan helikopter pada Mei 2024 mengubah total peta suksesi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu Dinasti Mengemuka, Nama Mojtaba Khamenei Jadi Sorotan

Pasca wafatnya Khamenei, spekulasi kembali mengarah pada Mojtaba Khamenei, putra mendiang pemimpin tertinggi. Meski berstatus ulama, Mojtaba tidak pernah memegang jabatan resmi pemerintahan. Wacana ini memicu kontroversi karena dinilai berpotensi menyerupai sistem dinasti.

Bagi sebagian kalangan, suksesi ayah ke anak bertentangan dengan semangat Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan monarki Shah. Bahkan di kalangan pendukung sistem teokrasi, ide tersebut dianggap sensitif dan berisiko memicu resistensi internal.

Jarang Terjadi, Suksesi Kali Ini Sarat Ujian

Sejak Revolusi Islam, Iran baru satu kali mengalami pergantian pemimpin tertinggi, yakni pada 1989 saat Ruhollah Khomeini wafat dan digantikan Ali Khamenei. Artinya, mekanisme ini jarang diuji, terlebih dalam situasi krisis keamanan dan tekanan global seperti sekarang.

Transisi kali ini juga terjadi setelah konflik bersenjata dengan Israel serta meningkatnya ketegangan kawasan. Hal tersebut membuat pemilihan pemimpin tertinggi bukan hanya urusan domestik, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas Timur Tengah.

Pemimpin Tertinggi: Figur Paling Berkuasa di Republik Islam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemimpin tertinggi Iran memiliki kewenangan mutlak dalam sistem negara. Ia menjadi penentu akhir seluruh kebijakan strategis, panglima tertinggi militer, serta pengendali Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi.

Garda Revolusi tidak hanya berperan di bidang keamanan, tetapi juga menguasai jaringan ekonomi besar dan memimpin Poros Perlawanan Iran di kawasan. Karena itu, siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin tertinggi akan sangat menentukan arah politik, militer, dan diplomasi Iran ke depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral