GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perpadi Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras

Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso, menegaskan komitmen Perpadi dalam mendukung pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional melalui penguatan peran penggilingan padi sebagai tulang punggung rantai pasok pangan.
Senin, 9 Februari 2026 - 12:13 WIB
Ketua Umum Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), Sutarto Alimoeso
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), Sutarto Alimoeso, menegaskan komitmen Perpadi dalam mendukung pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional melalui penguatan peran penggilingan padi sebagai tulang punggung rantai pasok pangan.

Sutarto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas kembali dioptimalkannya berbagai instrumen stabilisasi beras, termasuk penugasan penyerapan gabah dan beras serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kebijakan tersebut sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan petani, keberlangsungan usaha penggilingan, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

“Perpadi mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras. Program SPHP dan penyerapan gabah oleh Bulog merupakan instrumen penting untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia dan harga di tingkat konsumen tidak bergejolak,” ujar Sutarto.

Ia menambahkan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini berada dalam kondisi yang cukup untuk mendukung upaya stabilisasi harga dan pengamanan pasokan, termasuk untuk menghadapi HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

“CBP menjadi instrumen strategis pemerintah. Selama stok CBP terjaga dan penyalurannya berjalan efektif, stabilitas harga beras bisa dikendalikan, terutama saat permintaan meningkat,” ungkapnya.

Menjelang periode peningkatan konsumsi Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Perpadi mencermati adanya potensi tekanan harga beras akibat meningkatnya permintaan, faktor cuaca, serta dinamika distribusi. Untuk itu, PERPADI menyatakan kesiapan bersinergi dengan pemerintah dan Bulog guna memastikan ketersediaan beras nasional tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

“Penggilingan padi anggota Perpadi siap mendukung penugasan pemerintah, baik dalam penyerapan gabah petani maupun pengolahan beras, agar stok nasional, termasuk CBP, tetap terjaga dan harga tidak melonjak,” ujar Sutarto.

Terkait kenaikan harga beras yang sempat terjadi di sejumlah wilayah, Sutarto menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, biaya produksi, cuaca, serta biaya logistik.

“Secara umum, stok beras nasional aman. Kenaikan harga lebih banyak dipicu oleh meningkatnya biaya di hulu. Karena itu, Perpadi mendorong agar kebijakan harga, mulai dari HPP hingga Harga Eceran Tertinggi (HET), diselaraskan agar tidak menimbulkan distorsi di pasar,” jelasnya.

Sutarto menambahkan, keberhasilan stabilisasi harga beras sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan kepastian kebijakan. Ia menilai percepatan penyaluran beras SPHP yang bersumber dari CBP, serta pola kerja sama yang efektif antara Bulog dan penggilingan padi, akan memberikan dampak nyata dalam menahan gejolak harga di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“SPHP menjadi salah satu benteng utama pengendalian harga, tetapi mekanisme distribusinya harus cepat dan tepat sasaran agar manfaat CBP benar-benar dirasakan masyarakat,” lanjut Sutarto.

Dengan berbagai langkah tersebut, Perpadi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga ketersediaan beras, menstabilkan harga di seluruh mata rantai, serta mendukung terwujudnya swasembada beras yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral