GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eyang Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Jejak Setia Wanita Pendamping Polisi Paling Jujur Indonesia

Eyang Meriyati Hoegeng wafat di usia 100 tahun. Simak perjalanan hidup, kisah cinta, dan keteladanan istri Jenderal Hoegeng yang menginspirasi Indonesia.
Selasa, 3 Februari 2026 - 14:54 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-100 Meri Hoegeng di Depok, Jawa Barat, Senin (23/6/2025)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Meriyati Roeslani atau yang akrab disapa Eyang Meriyati Hoegeng, istri almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026). Eyang Meri wafat pada pukul 13.24 WIB di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah menjalani perawatan akibat sakit.

Kabar duka tersebut pertama kali diketahui publik melalui unggahan konten kreator Polri, Ipda Herman Hadi Basuki, di akun Instagram resminya. Dalam unggahannya, ia menulis doa dan penghormatan atas sosok Eyang Meri yang dikenal luas sebagai figur sederhana, jujur, dan penuh keteladanan. Rencananya, almarhumah akan disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Eyang Meri menutup perjalanan hidup panjang seorang perempuan yang setia mendampingi salah satu figur paling bersih dalam sejarah kepolisian Indonesia. Ia berpulang dalam usia 100 tahun, meninggalkan warisan nilai tentang kesederhanaan, integritas, dan ketulusan dalam kehidupan keluarga maupun sosial.

Dari Sandiwara Radio hingga Menjadi Pendamping Seumur Hidup

Meriyati lahir pada 23 Juni 1925. Ia merupakan putri dari dr. Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe, serta memiliki garis keturunan Indonesia-Belanda. Ia juga dikenal sebagai keponakan Besar Martokoesomo, advokat pribumi pertama di Indonesia.

Kisah cintanya dengan Hoegeng Imam Santoso bermula secara unik. Keduanya pertama kali bertemu saat menjadi pemeran sandiwara radio berjudul Saija dan Adinda yang disiarkan Radio Angkatan Laut, Darat, dan Oedara (ALDO) serta RRI Yogyakarta. Saat itu, Hoegeng masih berpangkat Mayor di Angkatan Laut Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut berlanjut ke jenjang pernikahan pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Tak lama setelah itu, Hoegeng meninggalkan dinas angkatan laut dan kembali mengabdi sebagai perwira kepolisian. Sejak saat itulah Meriyati dikenal selalu setia mengikuti penugasan suaminya ke berbagai daerah.

Mengikuti Pengabdian, Menjaga Integritas Keluarga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan karier Hoegeng, Meriyati turut merasakan pahit-manis kehidupan. Mulai dari masa pengungsian akibat Agresi Militer Belanda I hingga saat Hoegeng ditugaskan sebagai Kepala Bagian Reserse Kriminal di Medan pada 1956.

Ketika Hoegeng belum memiliki jabatan tetap di Jakarta, Meriyati membuka toko bunga di Pasar Cikini demi menopang ekonomi keluarga. Namun, saat Hoegeng diangkat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi, ia memilih menutup usahanya. Keputusan itu diambil agar tidak terjadi konflik kepentingan dan tidak merugikan pedagang lain hanya karena relasi jabatan sang suami.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral