BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Longsor Cisarua untuk Tekan Hujan dan Percepat Pencarian Korban
- Antara
Upaya pencarian korban longsor Cisarua dilakukan dengan pendekatan tiga dimensi, yakni melalui udara, darat, serta penggunaan anjing pelacak (K9). Sebanyak 12 unit drone diterjunkan untuk memetakan wilayah terdampak longsor Cisarua yang diperkirakan mencapai sekitar tiga kilometer. Teknologi udara ini membantu tim di lapangan mengidentifikasi titik-titik rawan dan lokasi yang berpotensi terdapat korban tertimbun.
Sementara itu, dua alat berat telah diterjunkan untuk membantu membuka akses dan menyingkirkan material longsor Cisarua. Namun, penggunaannya masih terbatas karena kondisi material longsoran bersifat likuid menyerupai pasir, sehingga berisiko memicu longsor susulan jika dilakukan pengerukan secara masif.
“Kami juga mengerahkan anjing pelacak K9 untuk membantu mendeteksi keberadaan korban longsor Cisarua di bawah timbunan lumpur,” tegas Syafii.
Hingga hari kedua pencarian, tercatat sebanyak 25 jenazah korban longsor Cisarua telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu. Berdasarkan data keseluruhan, terdapat 113 jiwa terdampak dalam peristiwa longsor Cisarua ini. Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat, sementara 65 korban lainnya masih dalam proses pencarian.
BNPB menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca akan terus dievaluasi sesuai perkembangan situasi di lapangan. Jika potensi hujan kembali meningkat, maka modifikasi cuaca di wilayah longsor Cisarua akan diperpanjang demi menjaga keselamatan petugas dan mempercepat proses evakuasi korban.
Langkah modifikasi cuaca dalam penanganan longsor Cisarua ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi dalam mitigasi bencana di Indonesia. Selain membantu menekan risiko bencana susulan, strategi ini juga memberi ruang bagi tim penyelamat untuk bekerja lebih optimal dalam situasi darurat.
Pemerintah daerah bersama BNPB dan Basarnas terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah rawan longsor Cisarua. Warga diminta mengikuti arahan petugas serta menghindari area berbahaya hingga kondisi dinyatakan aman. (nsp)
Load more