Usai Lantik Ketua DPD Golkar Babel, Bahlil Lontarkan Pesan Menohok
- istimewa - antaranews
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Babel periode 2025 - 2030 di Pangkalpinang, Minggu (25/1/2026).
"Saya mengucapkan selamat atas pelantikan Ketua DPD Golkar Kepulauan Babel Hidayat Arsani yang lebih dikenal sebutan Panglima," ucap Bahlil Lahadalia di Pangkalpinang, Minggu (25/1/2026).
Ia mengatakan Partai Golkar kedepannya akan merujuk dua keputusan musyawarah nasional (munas) besar yaitu mendukung Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dengan seluruh program-programnya seperti makanan bergizi gratis, cek Kesehatan gratis, perumahan rakyat, swasembada pangan, koperasi merah putih dan lainnya.
"Saya minta seluruh Fraksi Golkar di DPRD provinsi, kabupaten, kota untuk wajib hukumnya mendukung, mengawal dan menyukseskan program-program pemerintah ini," katanya.
Ia menyatakan Partai Golkar kedepannya juga mempunyai target secara politik untuk meningkatkan kursi dan konsolidasi hari ini adalah bagian proses untuk menaikkan kursi di legislasi.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada DPD Partai Golkar Kepulauan Babel periode 2000 - 2025 Bambang Patijaya (BPJ) atas prestasinya. Menurut saya prestasi BPJ sudah sangat baik dan kedepannya prestasi ini harus dijadikan lebih baik lagi," katanya.
Ia meminta Ketua DPD Golkar yang baru dilantik serta seluruh fungsionaris Golkar tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Kepulauan Bangka Belitung agar segera melakukan konsolidasi dan menaikkan kursi pada Pemilu 2029.
"Golkar merupakan salah satu partai politik terkuat, penuh pengalaman, terkenal dengan segudang kadernya. Oleh karena itu, konsolidasi partai harus terus dilakukan dan musda, pelantikan ini adalah bagian dari konsolidasi," katanya.
Ia meminta Ketua DPD Golkar Kepulauan Babel yang baru dilantik harus segera melakukan musda tingkat kabupaten, kota, kecamatan hingga desa.
"Tidak ada satupun partai politik yang survive, tanpa melakukan konsolidasi, karena ini kata kunci menuju pencapaian yang lebih baik," ujarnya.(ant/aag)
Load more