Gebrakan Golkar! Bahlil Desak Jatah LPDP Khusus Santri, Sebut Sekolah Umum Belum Tentu Lebih Hebat
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Partai Golkar mendorong agar penyaluran dana beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diberikan secara proporsional kepada para lulusan pondok pesantren.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyoroti distribusi dana LPDP yang selama ini dianggap belum menyentuh kaum santri secara merata. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Sukabumi, Minggu (8/3).
Bahlil mengungkapkan pandangan pribadinya bahwa nama besar sebuah sekolah bukanlah jaminan utama atas mutu seseorang, melainkan tekad dari individu itu sendiri.
“Karena belum tentu sekolah bagus yang sekarang umum-umum itu, kualitasnya lebih hebat dibandingkan dengan pesantren. Belum tentu,” ujar Bahlil.
Ia meyakini bahwa santriwan dan santriwati memiliki potensi serta kualitas yang tidak kalah saing, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan peluang pendidikan yang setara.
Bahlil secara khusus mengkritik hambatan administratif seperti standar nilai bahasa Inggris yang sangat tinggi dalam seleksi beasiswa tersebut.
“Kesempatannya yang harus diberlakukan. Jangan disuruh syaratnya itu harus bahasa Inggris TOEFL 700, 800. Ya itu orang-orang kaya saja,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Partai Golkar akan memperjuangkan agar regulasi mengenai porsi beasiswa LPDP bagi pesantren ini bisa segera terwujud melalui jalur legislatif.
“Kami akan meminta lewat Fraksi Partai Golkar (DPR RI) untuk juga diberikan porsi yang proporsional kepada pesantren santri-santri ini,” kata Bahlil.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan Silaturahmi dan Safari Ramadan yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Azzainiyyah, Nagrog, Sukabumi.
Dalam agenda tersebut, Bahlil didampingi oleh sejumlah petinggi DPP Partai Golkar, termasuk Ketua Dewan Pembina Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, serta Bendahara Umum Sari Yuliati. (ant/dpi)
Load more