GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Ayah Faradila Dikenal Tajir, Ipar Polisi Nekat Bunuh Mahasiswi UMM demi Kuasai Harta Korban

Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa, terungkap dilakukan iparnya sendiri, Bripka AS. Motifnya diduga ingin kuasai harta keluarga yang dikenal tajir.
Jumat, 26 Desember 2025 - 18:48 WIB
Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan terhadap Faradila Amalia (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), masih menjadi sorotan publik.

Fakta mengejutkan terungkap setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menyebut bahwa pelaku pembunuhan, Bripka AS, merupakan ipar korban sekaligus anggota Polsek Krucil, Probolinggo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif di balik aksi keji itu ternyata bukan hanya soal dendam pribadi, tetapi juga keinginan untuk menguasai harta milik korban dan keluarganya yang dikenal sangat berada.

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku menunjukkan adanya motif ekonomi dan sakit hati.

“Pengakuan sementara, pembunuhan dilakukan karena sakit hati dan ingin menguasai harta korban,” ujarnya di Surabaya, Selasa (23/12/2025).

Faradila diketahui merupakan putri dari seorang pengusaha kaya asal Probolinggo, yang dikenal luas sebagai sosok dermawan dan sukses di bidang perdagangan.

Bripka Agus Sulaiman anggota Polres Probolinggo yang bunuh adik ipar bernama Faradila Amalia Najwa (21)
Bripka Agus Sulaiman anggota Polres Probolinggo yang bunuh adik ipar bernama Faradila Amalia Najwa (21)
Sumber :
  • Istimewa

Hal ini diperkuat oleh pengakuan sopir pribadi keluarga, Felani (32), yang mengungkapkan bahwa ayah korban, akrab disapa Abah dikenal sebagai “sultan desa” karena memiliki berbagai lini usaha.

“Abah kalau di desa memang dikenal sultan. Karena banyak usahanya seperti dagang sembako, material bangunan, travel, truk, hingga jual beli tanah,” ungkap Felani kepada media, dikutip dari kanal YouTube TribunJatimOfficial.

Felani menambahkan bahwa tindakan Bripka AS yang tega membunuh adik iparnya sendiri sudah di luar akal sehat. Sebab, selama ini sang pelaku sudah diberi banyak fasilitas oleh mertuanya.

Diketahui, Bripka AS menikah dengan kakak kandung korban Faradila, H (34), sekitar empat tahun lalu.

Sebelum menikahi Husnawiyah, Bripka AS ternyata sudah pernah gagal dalam tiga pernikahan sebelumnya.

“Pelaku nikah dengan kakak korban ini pas jadi duda tiga kali. Menikah dengan Husna pas posisi Husna masih perawan,” tambah Felani.

Sementara itu, kerabat korban, Agus Subiyanto, mengungkapkan bahwa dari pernikahan tersebut, pasangan ini sudah dikaruniai seorang anak, dan kini sang istri tengah hamil.

“Kalau tidak salah, menikah sudah hampir empat tahun. Kalau Bripka AS ini orang Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan. Orang tuanya jual gorengan,” kata Agus.

Sebelum ditugaskan di Polsek Krucil, Bripka AS pernah berdinas di Polsek Tiris, namun kemudian dimutasi.

Ia menduga perpindahan tersebut disebabkan oleh masalah pribadi yang tidak diungkapkan secara resmi.

Setelah kasus pembunuhan ini terungkap, publik semakin mengecam tindakan Bripka AS karena selain menyandang status aparat kepolisian, ia juga melakukan kejahatan terhadap keluarga sendiri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka sempat menyekap korban di rumahnya di Tiris sebelum akhirnya menghabisi nyawanya dan membuang jasad korban ke parit di kawasan Wonorejo, Pasuruan, pada 16 Desember 2025.

Kini, Bripka AS resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Jawa Timur. Ia terancam pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pelaku juga akan menjalani sidang etik institusi kepolisian dan berpotensi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).

Kasus ini tidak hanya mengguncang masyarakat Probolinggo, tetapi juga menjadi sorotan nasional karena pelakunya adalah aparat penegak hukum yang tega membunuh anggota keluarganya sendiri demi harta dan ambisi pribadi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral