News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sehari Sebelum Ditangkap, Verdatius Hilangkan Jejak terkait Dugaan Rencanakan Kerusuhan Demo 10 Desember

Seorang pemuda berinisial TSF (22) yang menjadi pemilik dan penguasa akun media sosial Instagram dengan nama pengguna @verdatius, kini resmi menjadi tersangka kasus dugaan ancaman kekerasan
Senin, 8 Desember 2025 - 21:25 WIB
Siapkan Bom Molotov untuk Kerusuhan saat Demo Hari HAM, 3 Pemuda Ditangkap
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pemuda berinisial TSF (22) yang menjadi pemilik dan penguasa akun media sosial Instagram dengan nama pengguna @verdatius, kini resmi menjadi tersangka kasus dugaan ancaman kekerasan dan menakut-nakuti melalui media elektronik.

TSF alias Verdatius ditangkap polisi pada Minggu 7 Desember 2025 pukul 04.30 WIB di kawasan Jatirahayu, Kota Bekasi Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia disebut sebagai perencana aksi kerusuhan saat unjuk rasa Hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada 10 Desember 2025 mendatang.

Berdasarkan penelusuran polisi, TSF tergabung dalam grup pada sebuah aplikasi percakapan bernama Session.

Polisi Sita 6 Bom Molotov yang Disiapkan Buat Kerusuhan Demo Hari HAM 10 Desember
Polisi Sita 6 Bom Molotov yang Disiapkan Buat Kerusuhan Demo Hari HAM 10 Desember
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Nama grup tersebut yakni "A-JKT". Diduga grup itu berisi tentang perencanaan aksi rusuh pada momentum unjuk rasa.

Kasubdit III Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Rafles Marpaung menjelaskan bahwa TSF berperan penting dalam grup tersebut.

"TSF menggunakan nama panggung dalam dunia Anarko yaitu verdatius alias vrdts. TSF sebagai admin atau pengendali didalam grup Anarko pada aplikasi Session dengan nama grup A-JKT," ungkap Rafles dalam konferensi pers, Senin (8/12).

Lebih jauh Rafles menyebut, pada saat ditangkap, TSF tidak mengakui perbuatannya.

Dia justru mengelak dan mengaku telah menghapus aplikasi Session sejak 6 Desember 2025—satu hari sebelum ditangkap.

"Tidak mengakui bahwa pernah melakukan pemesanan Bom Molotov kepada saudara BDM alias @_bahanpeledak_," kata Rafles.

"TSF mengaku bahwa telah melakukan uninstall aplikasi Session pada tanggal 6
Desember 2025, sehingga akun tersebut tidak bisa diakses kembali," imbuhnya.

Dari tangan TSF, polisi menyita satu unit Handphone iPhone X warna putih yang di dalamnya terdapat akun instagram @verdatius; satu unit Laptop HP yang di dalamnya terdapat dokumentasi ricuh dalam aksi unjuk rasa; masker gas respirator; baju warna hitam; celana abu-abu; dan jaket warna hitam.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menyita enam bom molotov yang dirakit oleh seorang pemuda di Kampung Irian, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat berinisial BDM (20).

BDM ditangkap pada Minggu 7 Desember 2025 dan langsung ditetapkan tersangka terkait dugaan ancaman kekerasan dan menakut-nakuti melalui media elektronik.

Berdasarkan penelusuran, enam bom molotov ini dirakit oleh BDM atas permintaan dari tersangka TSF (22).

"TSF adalah Pemilik dan penguasa akun media sosial Instagram dengan nama pengguna @verdatius sejak bulan Juni 2025. TSF menggunakan nama panggung dalam dunia Anarko yaitu verdatius alias vrdts," ungkap Kasubdit III Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Rafles Marpaung, saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya pada Senin (8/12).

Dari tangan BDM, polisi menyita enam buah botol bekas saus sambal dengan isi styrofoam; satu unit ponsel Redmi 15C warna Hitam dengan IMEI 1: 868050074196326 dan IMEI 2: 868050074196334, yang didalamnya terdapat akun Instagram @_bahanpeledak_; serta satu buah email bongkadzakki63@gmail.com yang passwordnya telah dirubah menjadi S**.

AKBP Rafles menjelaskan hubungan antara BDM dan TSF yang diduga berjejarinf untuk merencanakan aksi kerusuhan saat unjuk rasa Hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada 10 Desember mendatang.

"BDM sebagai pemilik dan penguasa akun media sosial Instagram dengan nama pengguna @_bahanpeledak_ sejak November 2025 melakukan teror dengan posting foto latar Wisma DPR dengan narasi kalimat “Kita adalah bayang bayang yang kalian takuti dan kita adalah teror” dan “Wisma lo udah gue teror kali aja kantor lo mau gue teror” pada tanggal 5 Desember 2025, melalui
postingan story sosial media Instagram dengan nama pengguna @_bahanpeledak_," ungkap Rafles.

Lebih jauh, Rafles mengungkap, BDM juga melakukan interaksi percakapan dalam grup Anarko pada aplikasi yang jarang digunakan oleh masyarakat lain, yakni bernama Session.

"BDM dan TSF bergabung dalam satu grup yang sama dengan nama grup “A-JKT” yang membahas terkait Anarko serta perencanaan aksi anarkis saat Aksi Unjuk Rasa pada tanggal 10 Desember 2025 mendatang," bebernya.

Dalam kasus ini, BDM memiliki peran penting yakni membuat 6 buah bom molotov.

"6 bom yang masih dalam tahap produksi, nantinya akan diberikan kepada pemesan yaitu TSF alias verdatius alias vrdts (Admin grup Session A-JKT) untuk dipergunakan saat Aksi Unjuk Rasa 10 Desember 2025 mendatang," kata Rafles.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, TSF mengaku kepada tim penyidik kepolisian bahwa ia tak pernah melakukan pemesanan bom molotov kepada BDM. (rpi/muu)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Polres Metro Jakarta Selatan memastikan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT