Sebelum Buang Alvaro di Tenjo, Ternyata Alex Sempat Mau Mengubur Hingga Pinjam Cangkul
- Julio Trisaputra/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap alasan Alex Iskandar membuang jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, usai dieksekusi pada Maret 2025 lalu, dan ditemukan pada Minggu (23/11/2025).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menerangkan, tersangka mengaku memilih wilayah Tenjo sebagai tempat pembuangan jasad Alvaro lantaran daerah tersebut sepi.
“Dari keterangan tersangka sendiri bahwa dia mempertimbangkan. Karena di tempat itu sepi, dia sudah sering ke Tenjo itu dan dia sudah tahu ada tempat-tempat yang sepi juga di sana, sehingga dia memutuskan untuk mau membuang mayatnya di daerah Tenjo,” kata Nicolas, kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Sementara itu Nicolas mengungkapkan, awalnya yang bersangkutan hendak mengubur Alvaro. Bahkan pelaku sempat meminjam cangkul untuk menggali kuburan tersebut.
“Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam cangkul, tapi karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia melakukan membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu,” terang Nicolas.
Kemudian Nicolas menyatakan, usai pelaku membuang korban, saat itu yang bersangkutan merasa resah lantaran takut ketahuan.
Pelaku saat itu juga meminta bantuan saksi berinisial G untuk menambahkan bungkusan plastik jasad tersebut, dengan dalih isinya adalah bangkai anjing.
“Dan memang pada saat itu juga, sebulan kemudian itu dia, dia merasa was-was juga, jangan sampai ketahuan dia. Karena dia takut ada sidik jari di plastik-plastik itu,” jelas Nicolas.
“Akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing. Dan selanjutnya dia membungkus lagi dengan dua plastik hitam lagi mayat tersebut dan selanjutnya dia buang,” sambungnya.
Untuk diketahui, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengungkap awal mula kronologi Alvaro Kiano Nugroho (6) dijemput dan ikut ayah tiri, Alex Iskandar yang berakhir menjadi insiden penculikan disertai pembunuhan.
Load more