GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PP KAMMI Uji Urgensi Penulisan Ulang SNI dan Penetapan Pahlawan

Pengurus Pusat KAMMI melaksanakan program FDSD Jilid 2 dengan mengangkat tema “Menakar Urgensi Penulisan Ulang Sejarah Nasional Indonesia (SNI) dan Menguji Kelayakan Pahlawan”.
Rabu, 26 November 2025 - 14:08 WIB
PP KAMMI Uji Urgensi Penulisan Ulang SNI dan Penetapan Pahlawan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melaksanakan program Fourteen Days Strategic Discussions (FDSD) Jilid 2 dengan mengangkat tema “Menakar Urgensi Penulisan Ulang Sejarah Nasional Indonesia (SNI) dan Menguji Kelayakan Pahlawan”. 

Dalam diskusi ini PP KAMMI melakukan pengujian secara intelektual kebijakan pemerintah yang akhir-akhir ini menuai pro dan kontra, yaitu penulisan ulang SNI dan penetapan Soeharto pahlawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi FDSD jilid kedua ini berlangsung pada 26 November 2025 di Tebet Barat, Jakarta Selatan. Acara dihadiri pengurus KAMMI Pusat dan pimpinan elemen-elemen mahasiswa lainnya.

Dalam sambutannya, Muhammad Amri Akbar, Ketua Umum PP KAMMI, menegaskan pentingnya menjaga objektivitas sejarah dari upaya manipulasi dan kepentingan kekuasaan.

“Sejarah ini jangan dijadikan ajang glorifikasi untuk membuat klaim kebenaran tertentu. Kita harus waspada ketika pengetahuan sejarah dijadikan alat legitimasi kekuasaan," ujar Amri.

Amri juga menyoroti metode survei yang dijadikan dasar dalam keputusan besar seperti pemberian gelar pahlawan.

“Mengglorifikasi layak atau tidaknya seseorang menjadi pahlawan hanya dari survei adalah ancaman bagi kebangsaan. Survei itu ilmunya bisa seperti sulap, tidak bisa dijadikan pijakan tunggal dalam keputusan sebesar ini," tegasnya.

Muhammad Liputra yang merupakan Kabid Sejarah dan Kebudayaan menyampaikan bahwa proyek penulisan SNI ini hanya memunculkan polemik di masyarakat.

“Hanya negara totaliter yang memiliki sejarah resmi. Buktinya dapat dirasakan ketika proyek penulisan sejarah ulang ini muncul. terbukti, menimbulkan polemik di masyarakat kita," ujar Putra.

Ia juga mengingatkan bahwa 

bagimana Seminar Sejarah Nasional Pertama tahun 1957 adalah momentum membalikkan cara pandang historiografi Indonesia, dari Belanda Sentris ke Indonesia Sentris.

“Seminar sejarah nasional pertama tahun 57 adalah momentum membalikkan cara pandang historiografi kita dari Belanda Sentris ke Indonesia Sentris, membangun nasionalisme dan menentukan cara pandang historiografi kita. Baru tahun 70an Orde Baru membuat proyek SNI," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melanjutkan, kalau penulisan ulang SNI ini benar-benar murni atas pertimbangan dalam memperbarui buku sejarah nasional kita yang sudah lama, maka ini bagus.

“Kalau penulisan SNI murni mempertimbangkan pembaruan buku sejarah Indonesia yang sudah lama belum diperbarui itu bagus, karena akan banyak sumber-sumber baru yang akan memperkaya SNI baru tersebut. Asal jangan kepentingan politis semata," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta, Debut John Herdman di GBK

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta, Debut John Herdman di GBK

Timnas Indonesia dipastikan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada Maret mendatang. Turnamen ini sekaligus menjadi momen ..
Produk Pakan Hewan Sumsel Milik PT EMI Tembus Pasar Filipina, Mendag Lepas Ekspor Perdana

Produk Pakan Hewan Sumsel Milik PT EMI Tembus Pasar Filipina, Mendag Lepas Ekspor Perdana

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut dan menilai ekspor ini menjadi bukti daya saing produk dalam negeri di pasar global.
6 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 yang Dianjurkan Ulama Indonesia

6 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 yang Dianjurkan Ulama Indonesia

Tidak lama lagi masuk bulan puasa ramadhan 2026. Berikut doa menyambut ramadhan yang dianjurkan ulama Indonesia ini.
Sejak Awal, Iis Dahlia dan Caren Delano Dukung Denada untuk Klarifikasi Soal Hubungan dengan Ressa Rizky: Kita Sudah Tegur

Sejak Awal, Iis Dahlia dan Caren Delano Dukung Denada untuk Klarifikasi Soal Hubungan dengan Ressa Rizky: Kita Sudah Tegur

Walaupun telah menyampaikan klarifikasi polemik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano masih belum menemukan titik terang. Iis Dahlia dan Caren Delano buka suara
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontenstasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontenstasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.

Trending

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontenstasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontenstasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Sejak Awal, Iis Dahlia dan Caren Delano Dukung Denada untuk Klarifikasi Soal Hubungan dengan Ressa Rizky: Kita Sudah Tegur

Sejak Awal, Iis Dahlia dan Caren Delano Dukung Denada untuk Klarifikasi Soal Hubungan dengan Ressa Rizky: Kita Sudah Tegur

Walaupun telah menyampaikan klarifikasi polemik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano masih belum menemukan titik terang. Iis Dahlia dan Caren Delano buka suara
Produk Pakan Hewan Sumsel Milik PT EMI Tembus Pasar Filipina, Mendag Lepas Ekspor Perdana

Produk Pakan Hewan Sumsel Milik PT EMI Tembus Pasar Filipina, Mendag Lepas Ekspor Perdana

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut dan menilai ekspor ini menjadi bukti daya saing produk dalam negeri di pasar global.
6 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 yang Dianjurkan Ulama Indonesia

6 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 yang Dianjurkan Ulama Indonesia

Tidak lama lagi masuk bulan puasa ramadhan 2026. Berikut doa menyambut ramadhan yang dianjurkan ulama Indonesia ini.
Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT