Erupsi Gunung Semeru, Ketua DPR Minta Semua Warga di Lereng Semeru Dievakuasi
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI RI, Puan Maharani menyampaikan keprihatinannya atas meletusnya Gunung Semeru pada Rabu (19/11).
Dia meminta pemerintah dan tim SAR memprioritaskan keselamatan warga dengan mengevakuasi seluruh warga yang tinggal di lereng Gunung Semeru.
“Keselamatan dan keamanan warga harus menjadi prioritas. Termasuk bagi pendaki yang sempat terjebak saat erupsi Semeru,” kata Puan kepada wartawan, Kamis (20/11).
Dia mengatakan, semua kegiatan masyarakat di zona berbahaya, terutama di wilayah aliran Besuk Kobokan, harus segera dihentikan.
“Kami meminta pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan evakuasi berlangsung cepat, terarah, dan berlandaskan pada rekomendasi PVMBG,” ujar Puan.
“Pastikan tak ada warga di sekitar lereng Semeru yang tertinggal untuk dievakuasi. Semua warga harus diselamatkan,” lanjutnya.
Diketahui, Gunung Semeru tercatat mengalami 32 kali gempa guguran selama enam jam terakhir pada Kamis (20/11) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.
“Aktivitas Gunung Semeru untuk pengamatan kegempaan tercatat 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-16 mm dan lama gempa 69-108 detik,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam laporan tertulisnya.
Dia menyebut gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) serta berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu juga mengalami 25 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm dan lama gempa 71-141 detik.
“Gunung Semeru alami satu kali gempa letusan dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 67 detik. Kemudian satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, S-P 21 detik dan lama gempa 77 detik," jelasnya.
Berdasarkan pengamatan, dalam laporannya tertulis bahwa Gunung Semeru terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.
Saat ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) telah menutup semua aktivitas pendakian, termasuk jalur Ranu Kumbolo usai PVMBG menaikkan status Semeru menjadi Level IV atau Awas.
Keputusan itu diambil lantaran potensi bahaya erupsi masih sangat tinggi. Selain itu, zona sektoral 20 km arah selatan-tenggara dinyatakan berisiko besar. (saa/dpi)
Load more