News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Gara-Gara Hal Ini yang Bikin Anggota Polda NTT Gelap Mata hingga Viral Pukuli Dua Siswa SPN di Kupang

Viral sebuah video di media sosial menunjukkan oknum polisi Polda NTT memukuli dua siswa SPN Kupang. Aksi viral itu menjadi perhatian Polda NTT. Ternyata...
Jumat, 14 November 2025 - 18:37 WIB
Tangkapan layar video viral oknum polisi Polda NTT pukuli siswa SPN Kupang
Sumber :
  • Instagram @viralkupang.ntt

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial tentang seorang anggota Polda NTT yang melakukan kekerasan terhadap dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang.

Diketahui kemudian, anggota Polda NTT yang terlihat memukuli siswa SPN Kupang itu adalah Bripda TT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pihak yang merekam aksi kekerasan itu hingga viral adalah Bripda GP.

Berdasarkan video berdurasi 26 detik itu, Bripda TT terlihat memukuli dua siswa SPN tersebut serta menendangnya.

Dua polisi yang masih menempuh Pendidikan itu pun tak berdaya. Keduanya lalu ditendang dan terpojok ke pinggir tembok.

Aksi kekerasan tersebut viral hingga tercium ke Polda NTT. Diketahui, saat ini dua polisi yang terlibat dalam aksi kekerasan itu yaitu Bripda TT dan Bripda GP kini sudah diamankan Propam Polda NTT.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novica Chandra mengatakan, pihaknya menindaklanjuti kasus ini dengan tegas.

Semua proses penanganan kasus ini dipastikan dilakukan dengan transparan sesuai kode etik Polri.

"Seluruh proses berada dalam pengawasan langsung Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko," kata dia, Jumat (14/11/2025).

Alasan Oknum Polisi NTT Lakukan Kekerasan pada Dua Siswa SPN Kupang

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata aksi penganiayaan terhadap dua siswa SPN Kupang itu terjadi pada Kamis (13/11/2025).

Cukup sehari kejadian, tampaknya video aksi penganiayaan itu langsung viral dan mendapatkan perhatian serius.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh Propam, Bripda TT merasa kesal terhadap dua siswa tersebut.

Sebab, ia menerima laporan terkait rokok serta laporan siswa kepada anggota Polda NTT.

Kondisi Korban

Pihak kepolisian juga sudah memeriksa kondisi dua polisi muda yang jadi korban penganiayaan yakni KLK dan JSU.

Hasil dari pemeriksaan tersebut yakni tidak ada luka atau memar di tubuh kedua korban.

Keluarga korban juga sudah mengetahui soal kejadian ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keluarga kedua siswa telah mendatangi Mako Polda NTT dan setelah dilakukan komunikasi persuasive, mereka menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada Polda NTT," kata dia menjelaskan.

Adapun Bripda TT saat ini diberikan Surat Perintah Penempatan Khusus (Patsus). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral