News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Istilah Ekshumasi yang Didesak DPR untuk Kasus Arya Daru, Ternyata Sudah Keluarga...

Sebab almarhum Arya Daru meninggal dalam keadaan wajah atau kepala yang terlilit lakban kuning. Dia ditemukan di dalam Indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta
Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:44 WIB
Mengenal Istilah Ekshumasi yang Didesak DPR untuk Kasus Arya Daru, Ternyata Sudah Keluarga...
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Dewan perwakilan rakyat (DPR) komisi XIII mendesak agar kasus Arya Daru bisa dibuka kembali. Sehingga bisa dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Seperti diketahui, kematian Arya Daru sebagai diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dinilai sejumlah pihak, termasuk keluarga ada hal yang janggal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenal Istilah Ekshumasi yang Didesak DPR untuk Kasus Arya Daru, Ternyata Sudah Keluarga...
Mengenal Istilah Ekshumasi yang Didesak DPR untuk Kasus Arya Daru, Ternyata Sudah Keluarga...
Sumber :
  • istimewa

 

Sebab almarhum Arya Daru meninggal dalam keadaan wajah atau kepala yang terlilit lakban kuning. Dia ditemukan di dalam Indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut salah satu anggota Komisi XIII, kalau pihak dewan hanya bisa mendorong hal ini, semoga para keluarga juga mendapatkan perlindungan.  

Istri almarhum diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, Meta Ayu Puspitantri (kedua dari kanan) dan keluarga korban memberikan keterangan pers bersama Komisi XIII DPR
Istri almarhum diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, Meta Ayu Puspitantri (kedua dari kanan) dan keluarga korban memberikan keterangan pers bersama Komisi XIII DPR
Sumber :
  • ANTARA

 

"Salah satu rekomendasi dari komisi XIII mendorong agar menteri HAM untuk menyampaikan permintaan resmi kepada Presiden Prabowo agar menginstruksikan Kapolri membuka kembali penyelidikan secara menyeluruh, transparan dan akuntabel. Kemudian memastikan adanya perlindungan bagi para keluarga (Arya Daru)," kata Siti Aisyah sebagai anggota Komisi XIII dari fraksi PDIP, dIkutip dari Youtube tvOnenews, Rabu (1/10).

“Rapat ini menyimpulkan agar kasus ini dibuka kembali. Ada kejanggalan antara laporan kepolisian dengan fakta yang diperoleh, termasuk pernyataan Kementerian HAM yang menegaskan kasus jangan dulu ditutup,” kata Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, setelah rapat dikutip dari Antara.

Setelahnya keluarga bertemu dengan Komisi XIII, pihak keluarga menyetujui atas kasus Arya Daru dibuka kembali, seperti dilakukannya ekshumasi.

Bahkan istri dari Arya Daru, Meta Ayu Puspitantri disapa Pita juga menyetujui dengan rekomendasi Komisi XIII tersebut.

"Saya berterima kasih sekali kepada Komisi XIII yang sudah membantu keluarga kami," ujarnya.

Lantas, apa itu ekshumasi yang disarankan Komisi XIII untuk kasus kematian Arya Daru? simak penjelasan di bawah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekshumasi merupakan tindakan bongkar makam, atau penggalian jenazah yang telah dikuburkan. 

Tujuan dari ekshumasi tersebut, bgaian prosedur untuk kepentingan peradilan dalam rangka pembuktian suatu perkara atas dasar Undang-undang atau untuk kepentingan pemindahan makam. "Dalam hal membuat terang suatu perkara," dikutip dari laman RS Soeradji Tirtonegoro, Rabu (1/10).(klw)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral