GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Tahan Ibu Menyusui Atas Tudingan Provokator Keusuhan Agustus 2025, YLBHI: Tak Ada Alasan Kuat Polisi Lakukan Penahanan

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyuarakan kritik keras terhadap penahanan Figha Lesmana, ibu menyusui yang kini ditahan Polda Metro Jaya atas tudingan memprovokasi massa dalam aksi demonstrasi ricuh pada Agustus lalu.
Selasa, 30 September 2025 - 20:00 WIB
ILUSTRASI - Demo ricuh
Sumber :
  • Galih Pradipta-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyuarakan kritik keras terhadap penahanan Figha Lesmana, ibu menyusui yang kini ditahan Polda Metro Jaya atas tudingan memprovokasi massa dalam aksi demonstrasi ricuh pada Agustus lalu.

Ketua YLBHI, Muhammad Isnur, mempertanyakan alasan penyidik melakukan penahanan terhadap Figha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai tidak ada urgensi yang kuat untuk menahan seorang ibu yang tengah menyusui.

“Tentu kita melihat sebenarnya ada sebuah pertanyaan besar ya. Apa urgensi menahan dari Figha Lesmana ini? Apakah takut menghilangkan barang bukti? Apakah takut kemudian mengulangi tindak pidana? Apakah takut kabur? Itu semua tidak terjadi,” kata Isnur dalam keterangannya, Senin (30/9).

Menurutnya, penyidik seharusnya mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan perlindungan anak sebelum mengambil keputusan hukum.

“Jadi sebenarnya di sini kita melihat tidak ada alasan yang sah dan cukup kuat untuk penyidik menahan Figha Lesmana. Justru yang harus diperhatikan adalah rasa keadilan dan perlindungan anak,” ujarnya.

Isnur menegaskan, penahanan Figha justru merampas hak anak untuk mendapatkan ikatan dan ASI dari ibunya.

“Memutus relasi, memutus ikatan, memutus hak antara anak yang sedang menyusui dengan ibu muda. Ini adalah sebuah bentuk ketidakadilan. Sebuah bentuk pelanggaran hak asasi manusia,” tegasnya.

YLBHI pun mendesak agar penahanan Figha segera ditangguhkan.

“Menurut saya harus segera ditangguhkan penahanannya dan segera dilepaskan agar hak anak dan hak ibu terpenuhi,” pungkas Isnur.

Diketahui, konten kreator TikTok bernama Figha Lesmana ditangkap polisi.

Polda Metro Jaya menangkap Figha usai dituding membuat konten provokatif yang memicu pelajar hingga mahasiswa turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta pada akhir Agustus 2025.

“FL (admin akun T @FG, peran dengan live medsos mengajak pelajar untuk turun pada tanggal 25 Agustus 2025,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kamis (4/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kepolisian, konten yang diunggah Figa bukanlah hal sepele. Tayangan tersebut telah ditonton hingga 10 juta kali.

Dalam siaran langsungnya, ia tidak hanya menyerukan pelajar SMK dan mahasiswa untuk turun ke jalan, tetapi juga mendorong influencer lain agar ikut bersuara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral