News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinergi Pemerintah dan Swasta Percepat Impor Sapi Perah, Pasokan Susu MBG Semakin Terjamin

Indonesia genjot impor sapi perah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Meski target masih jauh, langkah ini jadi kunci perkuat pasokan susu nasional.
Sabtu, 20 September 2025 - 13:46 WIB
Sinergi Pemerintah dan Swasta Percepat Impor Sapi Perah, Pasokan Susu MBG Semakin Terjamin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Upaya pemerintah mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikebut. Indonesia kembali kedatangan 523 ekor sapi perah dari Australia, yang didatangkan melalui kerja sama perusahaan swasta nasional dengan North Australian Cattle Company (NACC).

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan dukungan penuh terhadap pengusaha yang berkomitmen mendatangkan sapi perah ke Indonesia. Perwakilan Kementan, Drh Hendra Wibawa, M.Si., Ph.D, yang hadir langsung dalam penyambutan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, mengapresiasi langkah sektor swasta yang terus menggenjot impor sapi perah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya ketersediaan susu untuk program MBG. Pemerintah sangat mendukung pengusaha yang ikut berkontribusi,” ujar Hendra.

 

Target Ambisius, Realisasi Masih Rendah

Pemerintah menargetkan impor 150 ribu ekor sapi perah sepanjang 2025. Namun hingga September, realisasi masih 11.500 ekor. Hal ini diakui langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (16/9/2025).

“Kami punya target besar, 150 ribu ekor sapi perah untuk kebutuhan susu dan 29 ribu ekor sapi pedaging untuk daging potong. Saat ini investasi yang sudah masuk baru 11.500 sapi perah dan 29 ribu sapi pedaging,” jelas Sudaryono.

Ia memastikan pemerintah akan memberikan kemudahan perizinan dan berbagai fasilitas lain agar pelaku usaha semakin tertarik melakukan investasi.

Kebutuhan Susu Nasional Masih Tinggi

Kebutuhan susu dalam negeri mencapai 17,34 juta ton per tahun. Namun produksi domestik baru mampu memasok 3,86 juta ton atau sekitar 22,26%. Sisanya, lebih dari 77%, masih harus dipenuhi dari impor.

Kondisi ini menjadi tantangan serius dalam mendukung program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program makan gratis dengan tambahan susu segar di sekolah-sekolah membutuhkan pasokan besar yang konsisten.

Dengan ketersediaan susu yang masih terbatas, program MBG belum bisa disajikan secara penuh di seluruh wilayah. Karena itu, impor sapi perah hidup dianggap solusi jangka menengah untuk memperkuat basis produksi susu nasional.

Kebijakan Dorong Peran Swasta

Pemerintah menegaskan tidak akan menggunakan anggaran negara secara langsung untuk impor sapi perah. Sebaliknya, kebijakan fiskal diarahkan untuk mendorong keterlibatan swasta, mulai dari importir susu bubuk, industri pakan ternak, hingga pelaku bisnis di sektor peternakan sapi perah.

Target pemerintah cukup ambisius, yakni 1 juta ekor sapi perah dalam lima tahun ke depan. Jika tercapai, Indonesia diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi susu lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor produk olahan.

Harapan untuk MBG

Kehadiran ribuan sapi perah baru di Indonesia diharapkan menjadi “mesin produksi susu” yang memperkuat keberlanjutan program MBG. Dengan semakin banyak sapi perah, suplai susu segar bisa meningkat, sehingga anak-anak penerima manfaat program tidak hanya mendapat makanan bergizi, tetapi juga asupan susu secara rutin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Investasi di sektor sapi perah bukan sekadar bisnis, tapi juga investasi untuk generasi mendatang. Ketersediaan susu segar akan menentukan keberhasilan MBG dan kualitas SDM Indonesia,” tegas Sudaryono.

Meski target impor 2025 masih jauh dari harapan, langkah-langkah positif yang sudah berjalan menjadi modal penting untuk memastikan program MBG sukses dan berkelanjutan. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT