News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sanggup Menahan Lagi, Keluarga Arya Daru Siap Tempuh Jalur Hukum karena Teror yang Datang Sudah...

Tak disangka setelah kematian Arya Daru, keluarga merasa ada sejumlah teror yang dianggap mengganggu.
Selasa, 16 September 2025 - 08:04 WIB
Tak Sanggup Menahan Lagi, Keluarga Arya Daru Siap Tempuh Jalur Hukum karena Teror yang Datang Sudah...
Sumber :
  • Instagram meta ayu

Jakarta, tvOnenews.com- Kematian Arya Daru hingga kini masih menimbulkan pertanyaan besar bagi Keluarga. Sampai kisah diplomat Kemenlu itu sempat viral diMedsos. 

Tak Sanggup Menahan Lagi, Keluarga Arya Daru Siap Tempuh Jalur Hukum karena Teror yang Datang Sudah...
Tak Sanggup Menahan Lagi, Keluarga Arya Daru Siap Tempuh Jalur Hukum karena Teror yang Datang Sudah...
Sumber :
  • Instagram meta ayu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Tak disangka setelah kematian Arya Daru, keluarga merasa ada sejumlah teror yang dianggap mengganggu. 

Merasa tak tahan lagi dengan teror yang berkembang, dan datang. Keluarga Arya Daru pun meminta perlindungan ke LPSK 

Langkah ini menjadi tanda tanya besar, ada apa keluarga besar Arya Daru yang terdiri 6 orang meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), setelah proses penyelidikan ADP selesai.

Seperti diketahui, penyelidikan oleh pihak Polisi sudah disampaikan perihal penyebab Kematian Arya Daru. Jika diplomat Kemenlu itu meninggal tanpa ada pihak lain terlibat (bunuh diri).

Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok rhana mua

 

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Wira Satya Triputra. Arya Daru disebut tewas bunuh diri.

"Berdasar hasil penyidikan kami menyimpulkan tidak ada tindak pidana," ujar dia, Selasa, 29 Juli 2025 sampaikan hasil penyelidikan kematian Arya Daru.

Phak keluarga terutama orang tua Arya Daru, Subaryono menympaikan tidak mungkin sang anak bunuh diri. Malahan diplomat muda itu happy karena mau ditugaskan ke luar negeri. 

Menurutnya kontras dengan kepribadian Arya Daru dan situasinya. Dikatakan keluarga tidak ada gangguan mental yang berarti (berat) hingga bertujuan akhiri hidupnya.

"Almarhum sudah mempersiapkan sedemikian rupa kepindahan ke Finlandia, bahkan sudah mengurus paspor bagi istrinya, bagi anak-anaknya, bagi orang tuanya, bagi mertuanya," ujar Kuasa Hukum yang mewakili keluarga, dikutip dari tvOnenews, Minggu, 24 Agustus 2025.

"Bagaimana seorang yang dalam keadaan happy mendapat promosi jabatan, yang sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk anak-anaknya sekolah di Finlandia, mertuanya dibawa, orang tuanya dibawa, masa dia meninggalkan semua hal yang sudah diapersiapkan dengan bunuh diri?" katanya.

Sementara itu, kabar terbarunya, keluarga Arya Daru yang mendaftar terdiri 6 orang. Permohonan itu diajukan oleh keluarga Arya Daru masuk ke LPSK akhir Agustus 2025 dan saat ini masih dalam tahap verifikasi berkas.

"Benar sudah ada permohonan perlindungan dari keluarga almarhum ADP sebanyak enam orang," kata Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias di Jakarta, Kamis (11/9).

"Kami masih verifikasi berkas atau telah administrasi," sambungnya.

Diketahui pihak keluarga mengalir guncangan psikis atau kejiwaan setelah Arya meninggal dunia. 

Juga mengalami sejumlah teror yang membuat keluarga merasa tidak nyaman. Tentunya ini sebabkan seseorang bisa terganggu.

"Soal kejanggalan juga disampaikan kepada LPSK mengenai ada pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak dipahami," kata dia.

"Kalau soal alasan secara lebih dalam, sebaiknya bisa ke kuasa hukumnya. Tetapi yang disampaikan kepada LPSK adalah harapannya dengan perlindungan LPSK dapat menguatkan keluarga bersama kuasa hukumnya untuk dapat mengungkap kematian almarhum ADP ini dengan sebenar-benarnya," ungkapnya.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, adanya kabar pihak keluarga siap sambangi Mabes Polri. Kedatangannya tersebut menagih laporan hasil pengungkapan misteri kematian Diplomat Ahli Muda Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral