News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Soal Anggota DPR Nonaktif Bakal Aktif Kembali, Dasco Beberkan Mekanismenya

Belakangan ini, lima anggota DPR RI periode 2024–2029 resmi dinonaktifkan oleh partainya masing-masing. Namun, hal ini masih menuai pertanyaan publik,
Jumat, 5 September 2025 - 19:22 WIB
DPR Beri 6 Jawaban 17+8 Tuntutan Rakyat, Dasco: DPR RI akan Perkuat Transparansi!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini, lima anggota DPR RI periode 2024–2029 resmi dinonaktifkan oleh partainya masing-masing, yakni Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, Uya Kuya, dan Adies Kadir. Namun, hal ini masih menuai pertanyaan publik, terutama soal mekanismenya.

Bahkan, publik mempertanyakan apabila sudah dinonaktifkan, apakah lima DPR itu bisa aktif kembali? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baik, bahwa pada saat kemarin tindakkan prepentif yang dilakukan adalah penonaktifan, sambal diproses di Mahkamah Partai masing-masing," jelas Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco menjawab awak media soal hal tersebut, di konferensi pers, pada Jumat (5/9/2025).

"Karena penonaktifan itu belum dalam proses, dan ini sudah diproses, maka itu kita minta Mahkamah Kehormatan Dewan untuk berkoordinasi kepada Mahkamah Partai masing-masing, untuk melakukan proses sesuai ketentuan yang ada," jelasnya.

Kemudian, ia juga menjelaskan soal hasilnya, pihaknya akan melihat sidang etiknya.

"Biar Mahkamah Kehormatan Dewan dan Mahkamah Partai berkoordinasi, dan mekanismenya sudah diatur sesuai ketentuan," bebernya. 

Sebelumnya diberitakan, selain beri 6 (enam) jawaban untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco juga beberkan soal tunjangan yang bakal diterima anggota DPR RI, saat konferensi pers, pada Jumat (5/9/2025).

Dasco menyampaikan, sebagai bentuk transparasi sesuai evaluasi terkait tunjangan anggota DPR RI, dan dengan total akan diterima oleh DPR berupa kompenen-komponen tunjangan serta hal-hal lain.

"Ini akan kami lampirkan dan akan kami bagikan ke awak media," ucap Dasco.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, kata dia, khusus untuk bagi anggota DPR yang dinon-aktifkan dan diproses oleh Mahkamah partai masing-masing.

"Tadi juga sudah disampaikan, bahwa pimpinan DPR telah menulis surat kepada pimpinan kehormatan dewan untuk berkordinasi kepada pimpinan mahkamah partai masing-masing soal anggota untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan," bebernya. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT