News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parkir Liar Merajalela di M Bloc Space, Begini Reaksi Pengunjung

M Bloc Space, kawasan kreatif yang menjelma jadi magnet bagi anak muda di Jakarta Selatan, tak hanya ramai oleh pengunjung,
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:27 WIB
Parkir Liar Merajalela di M Bloc Space, Begini Reaksi Pengunjung
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - M Bloc Space, kawasan kreatif yang menjelma jadi magnet bagi anak muda di Jakarta Selatan, tak hanya ramai oleh pengunjung, tapi juga oleh kendaraan yang parkir sembarangan.

Tidak adanya lahan parkir di area tersebut membuat parkir liar di trotoar dan pinggir jalan makin tak terhindarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap akhir pekan, ratusan pengunjung memadati area M Bloc untuk menikmati kafe, pertunjukan musik, pameran seni, hingga sekadar nongkrong di ruang terbuka.

Namun, satu masalah yang tak kunjung teratasi adalah soal parkir kendaraan.

Tidak sedikit pengendara yang akhirnya memilih memarkirkan kendaraan mereka di trotoar atau badan jalan karena tak tahu harus parkir di mana.

“Saya tahu ini parkir liar, tapi mau gimana lagi? Saya bingung parkir di mana. Udah muter-muter tapi nggak nemu tempat,” ujar Eko (27), seorang pengunjung yang memarkirkan motornya di trotoar depan gerbang M Bloc, Minggu (24/8).

Kondisi ini rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk membuka lahan parkir liar dadakan. Meski tak resmi, mereka beroperasi setiap hari, terutama saat akhir pekan.

“Yang penting motor rapi, nggak ganggu jalan. Daripada mereka bingung, kita bantu jagain. Tapi ya, kita nggak resmi. Namanya juga cari makan,” ucap seorang juru parkir liar yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengaku sudah hampir 6 tahun “bertugas” di kawasan tersebut, sejak M Bloc berdiri.

Pihak keamanan M Bloc sendiri membenarkan bahwa kawasan ini memang tidak memiliki lahan parkir resmi.

Mereka menyarankan pengunjung untuk menggunakan transportasi umum atau parkir di area sekitar yang bekerja sama.

“Memang dari awal M Bloc tidak menyediakan lahan parkir. Konsepnya lebih ke arah transit-oriented development, jadi kami dorong pengunjung untuk datang dengan MRT atau ojek online,” kata salah satu petugas keamanan yang berjaga di area masuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa pihak pengelola sudah sering mengimbau agar pengunjung tidak parkir sembarangan, tapi pengawasan di luar area M Bloc menjadi tantangan tersendiri.

Minimnya fasilitas parkir ini juga menimbulkan keresahan bagi warga sekitar yang terganggu dengan maraknya parkir di jalur pejalan kaki.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT