News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Penyakit yang Diidap Arya Daru sebelum Meninggal, Kuasa Hukum: Saat Hubungan Suami Istri Sering...

Pihak keluarga mengungkapkan, bahwa Arya Daru sebenarnya sudah mengidap tiga penyakit ini sebelum ditemukan tewas dengan wajah terlilit lakban kuning pada 8 Juli 2025 lalu.
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 23:36 WIB
Arya Daru, diplomat muda Kemlu yang tewas dengan wajah terlakban
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Keluarga Arya Daru Panguynan akhirnya buka suara setelah 40 hari kematian sang diplomat muda yang tragis dan misterius.

Seperti diketahui, Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia pada 8 Juli 2025 lalu di dalam kamar kostnya. Jasadnya ditemukan dalam keadaan wajah dan kepala terlilit lakban kuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian sempat menjelaskan, bahwa meninggalnya Arya Daru disebabkan karena korban mengakhiri hidupnya sendiri.

Arya Daru, diplomat muda Kemlu yang tewas dengan wajah terlakban
Arya Daru, diplomat muda Kemlu yang tewas dengan wajah terlakban
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Alasan pihak kepolisian, sehingga bisa menyimpulkan hal tersebut, salah satunya karena adanya email yang dikirim oleh Arya Daru ke sebuah badan amal yang menyediakan layanan dukungan bagi individu yang mengalami tekanan emosional, keputusasaan, hingga risiko bunuh diri.

Tim Penyelidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menemukan sejumlah email yang diduga dikirim oleh Arya Daru, yang mengindikasikan niatnya untuk mengakhiri hidup.

pada Selasa (29/7/2025) lalu menjelaskan, bahwa berdasarkan riwayat perangkat, handphone milik Arya Daru pertama kali aktif pada 29 Juni 2019 dan terakhir digunakan untuk komunikasi pada 21 September 2022.

Dalam pemeriksaan forensik, tim menemukan adanya pengiriman email dari alamat [email protected], yang diduga milik Arya, kepada lemba amal tadi.

“Kami menemukan dua segmen email yang relevan. Segmen pertama berlangsung dari 20 Juni hingga 20 Juli 2013. Dalam email-email tersebut, Arya menyampaikan alasan dan keinginannya untuk mengakhiri hidup,” ungkap Perwakilan Tim Penyelidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, Ipda Saji Purwanto, Selasa (29/7/2025) lalu.

Ia juga menambahkan bahwa segmen kedua ditemukan pada periode 24 September hingga 5 Oktober 2021, dimana ditemukan ada sembilan email.

“Isi email pada periode ini menunjukkan niat yang semakin kuat untuk melakukan bunuh diri karena permasalahan yang dihadapi,” bebernya.
{{imageId:359361}}

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak keluarga Arya Daru saat menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya di Yogyakarta pada Sabtu (23/8/2025) menyatakan, bahwa bukan depresi yang diidap sang diplomat muda sebelum meninggal dunia, melainkan beberapa penyakit serius.

Pihak kuasa hukum keluarga Arya Daru, Dwi Librianto memaparkan, bahwa Meta Ayu Puspitantri atau Pita, istri Arya, mengetahui bahwa suaminya mengidap penyakit kolestrol yang sudah cukup lama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral