News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Sahroni Murka Disebut Bubarkan DPR, Ucapannya Bikin Geger Karena…

Ahmad Sahroni tanggapi isu bubarkan DPR. Sebut seruan itu ide “orang tolol sedunia”. Kritik boleh, tapi jangan berlebihan hingga rusak mental bangsa.
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:48 WIB
Politisi NasDem Ahmad Sahroni di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com — Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia menanggapi isu panas di media sosial yang menyerukan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat. Sahroni menyebut seruan tersebut sebagai gagasan “orang bodoh sedunia”.

Pernyataan keras itu ia lontarkan saat kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025). Sahroni tidak menutup kata-kata. Ia dengan gamblang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai ide tolol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” ucap Sahroni di hadapan wartawan.

Kritik Boleh, Asal Jangan Berlebihan

Meski melontarkan kata-kata pedas, Sahroni menegaskan dirinya terbuka menerima kritik publik. Baginya, kritik bahkan cacian adalah hal wajar bagi seorang wakil rakyat. Namun, ia menekankan agar tidak dilakukan secara berlebihan karena bisa merusak mental masyarakat.

“Silakan kritik, mau bilangin apa juga boleh. Tapi jangan mencaci maki berlebihan. Itu karena merusak mental manusia. Mental begitu adalah mental orang tertolol sedunia,” tegasnya.

Fungsi DPR Tidak Bisa Diganti

Sahroni menyoroti bahwa DPR memiliki fungsi vital dalam tatanan pemerintahan Indonesia. Menurutnya, gagasan pembubaran DPR justru berpotensi merusak sistem pemerintahan.

“Apakah dengan membubarkan DPR meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan sekarang ini? Belum tentu. Maka jangan seenaknya bilang bubarin DPR,” katanya.

Ia juga mengakui, anggota DPR tidak selalu benar dan sempurna. Tetapi, ia menegaskan bahwa lembaga legislatif tetap berdiri sebagai representasi rakyat.

“Kita memang belum tentu hebat, tapi minimal kita mewakili kerja masyarakat. Jangan setiap kebijakan langsung dihujat. Mau hujat sampai mampus juga nggak apa-apa, DPR tetap berdiri,” ujar politisi Partai NasDem itu.

Pernyataan Kontroversial Bukan Kali Pertama

Sebelumnya, Sahroni juga pernah menuai sorotan publik dalam rapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kompleks Parlemen, Jakarta. Saat itu, ia meminta KPK berkomunikasi dengan pimpinan partai sebelum menangkap kader partai politik yang terjerat kasus korupsi.

“Kalau pun mau tangkap, Bapak berkomunikasi dengan pimpinan partai. Kalau perlu kita anterin itu orang ke Bapak,” ucapnya saat itu.

Pernyataan tersebut langsung viral dan menuai kritik keras karena dianggap berpotensi melemahkan independensi KPK.

Kontroversi Sahroni dan Sentimen Publik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucapan-ucapan blak-blakan Ahmad Sahroni menunjukkan gaya komunikasinya yang lugas dan tanpa filter. Namun, gaya itu juga kerap menimbulkan polemik di ruang publik. Seruan pembubaran DPR sendiri muncul dari gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja parlemen yang dianggap jauh dari harapan rakyat.

Meski demikian, pernyataan Sahroni juga mencerminkan kegelisahan DPR atas sentimen publik yang makin tajam. Baginya, kritik adalah bagian dari demokrasi, tetapi ide pembubaran DPR dianggap melampaui batas. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT