News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jas Almamater Abdul Latip Tersangka Pengeroyok Ade Armando Bukan dari Kampus Melainkan Paguyuban

Abdul Latip terlihat mengenakan jas almamater mirip yang dipakai mahasiswa. Ternyata almamater tersebut bukan dari kampus, melainkan jas Paguyuban Jampang
Rabu, 13 April 2022 - 20:46 WIB
Abdul Latip dan jas almamater yang digunakan saat aksi 11 April 2022
Sumber :
  • Rizki Gustana

Kab Sukabumi, Jawa Barat - Teka-teki jas mirip almamater perguruan tinggi atau kampus yang digunakan Abdul Latip saat terlibat aksi penganiayaan Dosen UI sekaligus pegiat media sosial Ade Armando, akhirnya terungkap. Jas mirip almamater itu ternyata bukan dari kampus. Pemilik logo dalam jas tersebut angkat bicara, mereka menyebut logo itu adalah milik Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, organisasi massa yang kiprahnya di daerah Selatan Sukabumi.

Hendra Permana, Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan juga meluruskan serangkaian isu yang saat ini diarahkan kepada organisasinya, salah satunya soal adanya seruan untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi di Jakarta. Hendra juga membantah Abdul Latip merupakan anggotanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil rapat bersama teman-teman dan juga bidang dan departemen Hukum dan HAM Jampang Tandang, kita menyepakati empat poin, pertama di Jampang Tandang tidak pernah ada instruksi apapun kepada seluruh pengurus, kalau anggota kan sampai hari kita belum mengeluarkan KTA, jadi baru pengurus saja. Jadi pengurus baru pusat dan baru satu kecamatan yang diresmikan, yang lain itu masih kandidat. Sudah mengajukan tapi pengukuhan pelantikan belum, SK juga belum dikeluarkan," kata Hendra melalui WhatsApp, Rabu (13/4/2022).

"Jadi tidak ada intruksi atau seruan, bahkan pembahasan apapun tentang kegiatan 11 April, begitu. Secara resmi kita tidak pernah membuat intruksi bahkan pembahasan pun belum pernah," sambung Hendra.

Mengenai jas yang digunakan terduga yang berkaitan dengan logo dalam jas yang dikenakan oleh Abdul Latip. Hendra membenarkan logo itu milik organisasinya. Pihaknya juga telah meneliti secara visual jas yang dikenakan oleh Abdul Latip yang terekam dalam potongan gambar viral.

"Nah itu poin yang kedua, setelah kita teliti dari visual itu pakaian ataupun logo milik kita, kira-kira begitu. Sehingga akhirnya, karena yang bersangkutan orang Tegalbuleud ya, nah poin ketiga kita mengkonfirmasi kepada pengurus DPC Tegalbuleud, termasuk ke bagian OKK bagian administrasi atau kesekertariatan ternyata tidak tercantum anak tersebut dalam kepengurusan DPC Tegalbuleud. Yang bersangkutan tidak tercantum," jelas dia.

Poin terakhir, dijelaskan Hendra pihaknya bersama tim hukum organisasi terbuka untuk mengantisipasi ketika ada permintaan bantuan hukum. Namun Hendra tidak menjelaskan rinci apakah itu diarahkan ke Abdul Latip yang saat ini berstatus buron usai ditetapkan tersangka atau bukan. (raa/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT