GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Korban KM Barcelona Berbeda, DPR RI Sinyalir Ada Unsur Kesengajaan

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyoroti perbedaan data penumpang KM Barcelona 5 antara jumlah korban yang dievakuasi dengan yang tercatat di manifes.
Selasa, 22 Juli 2025 - 17:40 WIB
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyoroti perbedaan data penumpang KM Barcelona 5 antara jumlah korban yang dievakuasi dengan yang tercatat di manifes.

Dia menduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oknum sehingga terjadi penyelundupan penumpang dalam jumlah banyak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, total korban yang dievakuasi berjumlah 580 penumpang, sedangkan jumlah penumpang di manifes hanya 280 nama.

“Kalau menurut saya beda 300 (orang) ini unsur kesengajaan. Nah, terkait dengan unsur kesengajaan ini, apakah ini melebihi kekuatan kapal atau jumlah penumpang? Harusnya mungkin kapal ini memang muatnya hanya 280, tapi dinaikin orang sampai 580,” ujar Lasarus di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025).

Lasarus menilai selisih jumlah penumpang yang begitu besar seharusnya tidak boleh mendapatkan izin berlayar.

“Kan harusnya enggak boleh berlayar ini, karena melanggar, karena di tiket itu ada pajak segala macam, kan itu siapa yang tanggung jawab?,” tegasnya.

Politisi PDIP ini mengatakan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) harus bertanggung jawab atas insiden ini.

Sebab, KSOP bertanggung jawab penuh atas autorisasi kapal sebelum berlayar.

“Jadi KSOP itu bertanggung jawab penuh dengan boleh tidaknya berlayar kapal itu. Ini memang patut kita sayangkan gitu loh, sebegitu banyak jumlah penumpang beda,” jelasnya.

“Kalau beda dua, beda tiga, walaupun kita tidak toleransi ya, dengan jumlah ratusan orang tuh logika kita masih bisa nyambung lah, mungkin ada yang mendadak naik atau beli tiket diburu-buru naik pesawat beli tiket di dalam. Ini bedanya tiga ratus loh,” lanjut Lasarus.

Lasarus menyebut Komisi V DPR akan mendalami persoalan ini dan memanggil Menteri Perhubungan, Pelni, serta KNKT terkait peristiwa tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, oknum tersebut berpeluang menjadi tersangka jika terbukti bersalah.

“Bisa apa saja ya, aturannya, nanti kita lihat. Kita minta supaya Menteri Perhubungan menerapkan aturan yang ketat, termasuk juga reward and punishment terhadap mereka-mereka yang harusnya bertanggung jawab terhadap kejadian ini,” tandas dia. (saa/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral