GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecam Pembubaran Retret Pelajar Kristiani di Sukabumi, ABAS Minta Polri Tangkap Semua Pelaku

Sekelompok warga telah melakukan perusakan sebuah rumah yang digunakan untuk kegiatan retret pelajar umat Kristiani di Desa Tangkil, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat
Rabu, 2 Juli 2025 - 08:55 WIB
Ketua Umum ABAS Boyke Djohan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekelompok warga telah melakukan perusakan sebuah rumah yang digunakan untuk kegiatan retret pelajar umat Kristiani di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Jumat, (27/1/2025) lalu.

Rumah tersebut didatangi oleh sejumlah warga yang menduga tempat itu digunakan sebagai gereja tanpa izin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan retret yang dilakukan di rumah milik Ninna dipahami warga sebagai ibadah yang tidak sesuai dengan peruntukan tempat, sehingga sekelompok warga mendatangi lokasi dan melakukan tindakan perusakan.

Atas kejadian itu, Aliansa Bersatu Anti SARA (ABAS) meminta Polri menangkap seluruh pihak yang terlibat dalam pembubaran retret pelajar Kristiani di Sukabumi

“Kami minta Polri tangkap seluruh pihak yang terlibat pembubaran retret pelajar Kristiani di Sukabumi,“ kata Ketua Umum ABAS Boyke Djohan kepada wartawan, Selasa (1/7/2025).

Lebih lanjut, Boyke menerangkan, bahwa pihaknya tidak menginginkan kekerasan dalam bentuk apapun. 

“Kita sangat mengutuk keras segala bentuk kekerasan," terangnya.

Menurutnya Indonesia adalah negara hukum, jadi ia tak mengindahkan hal tersebut terjadi.

Soal kabar kalau adanya tujuh orang yang ditangkap Polri, Boyke menekan harus seluruh pihak yang terlibat pembubaran retret pelajar Kristiani di Sukabumi. “Harus seluruhnya, berantas kekerasan sampai ke akar-akarnya,“ tutup Boyke Djohan.

Sebelumnya, nggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi I Abraham Sridjaja juga mengecam pembubaran kegiatan retret pelajar Kristen tersebut.

Abraham menyebut bahwa hal itu merupakan kekerasan yang telah melanggar hukum dan mencederai nilai-nilai Pancasila. 

“Kita tidak boleh membiarkan hal ini terjadi apalagi yang menjadi korban adalah anak-anak, pelajar-pelajar muda yang seharusnya dilindungi, bukan ditakut-takuti," ujar Abraham dalam keterangan tertulisnya.

"Ini bukan hanya pelanggaran hukum, ini tindakan biadab," sambungnya.

Ia menilai bahwa kejadian tersebut telah mencoreng wajah Indonesia dalam bentuk toleransi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal tersebut, ia mendesak pemerintah untuk dapat menggelar evaluasi nasional terhadap kebebasan beragama. 

“Jangan tunggu bangsa ini terbakar karena kita membiarkan api kecil intoleransi terus menyala di banyak tempat. Kita ini negara hukum, bukan negara preman," tegasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral