Perjalanan Karier Merince Kogoya: Dari Wamena ke Panggung Miss Indonesia, Gagal Bukan Karena Tak Mampu Tapi Kontroversi
- Istimewa
Merince tak tinggal diam. Dalam serangkaian unggahan di Instagram Story, ia menyatakan bahwa aksinya bukan bentuk dukungan politik, melainkan ekspresi keimanan.
“Saya hanya menjalankan kepercayaan saya... Namun video reels saya dua tahun lalu disebarluaskan dengan pendapat yang tidak benar,” tulisnya.
“Perjuangan saya 4 bulan, bantuan mencapai Rp65 juta lebih, bahkan di tengah situasi penembakan... Namun digantikan dalam hitungan menit karena opini publik yang pro Falestina,” tambahnya.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar Papua Pegunungan, sambil mengungkap kekecewaannya atas keputusan panitia yang menurutnya tidak menghargai perbedaan keyakinan.
Tersingkir dari Ajang, Tapi Tak dari Cerita
Saat press conference resmi Miss Indonesia digelar hari ini, nama Merince mungkin tak lagi disebut di antara finalis. Tapi tak bisa dimungkiri, kisahnya adalah cerminan dari betapa kompleksnya panggung publik — tempat prestasi bisa bertabrakan dengan persepsi, dan niat baik bisa kalah oleh interpretasi.
Dari Wamena ke Jakarta, dari lapangan basket ke catwalk kecantikan nasional, Merince Kogoya telah melangkah lebih jauh dari yang pernah dibayangkan banyak orang. Dan meski karpet merah kali ini bukan miliknya, panggung lain pasti akan menantinya. (nsp)
Load more