GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjalanan Karier Merince Kogoya: Dari Wamena ke Panggung Miss Indonesia, Gagal Bukan Karena Tak Mampu Tapi Kontroversi

Perjalanan Merince Kogoya dari Wamena hingga jadi finalis Miss Indonesia 2025 terhenti akibat kontroversi lama.
Senin, 30 Juni 2025 - 12:40 WIB
Perjalanan Karier Merince Kogoya: Dari Wamena ke Panggung Miss Indonesia, Gagal Bukan Karena Tak Mampu Tapi Kontroversi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.comMerince Kogoya mungkin telah pulang lebih awal dari panggung Miss Indonesia 2025.

Tapi cerita perjuangannya dari jantung Papua Pegunungan hingga menembus ajang kecantikan nasional tetap menyisakan jejak yang tak bisa dihapus begitu saja. Kontroversi memang menutup jalannya, namun kisahnya tak sesederhana satu video yang viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Wamena Menuju Panggung Nasional

Merince Kogoya lahir di Wamena, 14 Agustus 2005. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, ia telah melampaui banyak rintangan yang tak selalu terlihat di sorotan kamera. Ia tumbuh dan besar di Papua, memulai pendidikan dasarnya di SD Inpres Hedam Abepura Jayapura, lalu melanjutkan ke SMP dan SMA Negeri 3 Jayapura, hingga akhirnya berkuliah di Universitas Cendrawasih (Uncen), jurusan manajemen.

Tak hanya berprestasi secara akademik, Merince juga aktif dalam olahraga, khususnya basket. Namanya tercatat sebagai peserta Honda DBL 2021 dan Honda DBL with KFC 2022-2023, ajang basket remaja paling bergengsi di tanah air.

Menang Seleksi, Tembus Finalis Papua Pegunungan

Tak banyak yang tahu, untuk bisa berdiri di antara finalis Miss Indonesia, butuh perjuangan panjang dan tidak murah. Merince menyisihkan banyak pesaing di tingkat regional dan resmi dinobatkan sebagai Finalis Miss Indonesia 2025 untuk Papua Pegunungan.

Ia bahkan mengungkap bahwa perjuangannya selama empat bulan menuju panggung nasional melibatkan risiko besar, hingga bertaruh nyawa saat pembuatan video profil di tengah situasi keamanan yang rawan.

Satu Video, Seribu Perdebatan

Namun semua berubah sejak 27 Juni 2025. Sebuah video lama dari akun Instagram @kogoya_merry mencuat kembali. Video tersebut menunjukkan Merince bersama sekelompok orang sedang mengibarkan bendera Israel, disertai caption:

“Giat bagi SION, Setia bagi YERUSALEM, Berdiri bagi ISRAEL, Bangkit bagi Negeri dan Menuai bagi Bangsa-bangsa.”

Tak butuh waktu lama, publik ramai-ramai mengecam unggahan tersebut. Banyak yang menilai itu sebagai bentuk dukungan terhadap Zionisme, isu yang sangat sensitif di tengah penderitaan rakyat Palestina. Hujatan pun membanjiri media sosial. Panitia Miss Indonesia mengambil keputusan cepat: Merince dipulangkan.

“Perjuangan Saya Direbut Opini Publik”

Merince tak tinggal diam. Dalam serangkaian unggahan di Instagram Story, ia menyatakan bahwa aksinya bukan bentuk dukungan politik, melainkan ekspresi keimanan.

“Saya hanya menjalankan kepercayaan saya... Namun video reels saya dua tahun lalu disebarluaskan dengan pendapat yang tidak benar,” tulisnya.

“Perjuangan saya 4 bulan, bantuan mencapai Rp65 juta lebih, bahkan di tengah situasi penembakan... Namun digantikan dalam hitungan menit karena opini publik yang pro Falestina,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar Papua Pegunungan, sambil mengungkap kekecewaannya atas keputusan panitia yang menurutnya tidak menghargai perbedaan keyakinan.

Tersingkir dari Ajang, Tapi Tak dari Cerita

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat press conference resmi Miss Indonesia digelar hari ini, nama Merince mungkin tak lagi disebut di antara finalis. Tapi tak bisa dimungkiri, kisahnya adalah cerminan dari betapa kompleksnya panggung publik — tempat prestasi bisa bertabrakan dengan persepsi, dan niat baik bisa kalah oleh interpretasi.

Dari Wamena ke Jakarta, dari lapangan basket ke catwalk kecantikan nasional, Merince Kogoya telah melangkah lebih jauh dari yang pernah dibayangkan banyak orang. Dan meski karpet merah kali ini bukan miliknya, panggung lain pasti akan menantinya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral