News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksekusi Ketiga Berhasil, PT Kejayan Mas Siap Bangun Perumahan Buruh

Direktur Utama PT Kejayan Mas, Anthony Rusli, menepis keras tudingan sepihak yang menyebut perusahaannya sebagai mafia tanah usai pengadilan memenangkan PT Kejayan Mas dalam perkara lahan di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 20 Juni 2025 - 22:00 WIB
PT Kejayan Mas
Sumber :
  • tvOne - zainal

Surabaya, tvOnenews.com - Direktur Utama PT Kejayan Mas, Anthony Rusli, menepis keras tudingan sepihak yang menyebut perusahaannya sebagai mafia tanah usai pengadilan memenangkan PT Kejayan Mas dalam perkara lahan di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Sidoarjo berhasil mengeksekusi lahan seluas 9,85 hektare, Rabu (18/6), dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI, Polresta Sidoarjo, dan Brimob Polda Jatim. Lahan tersebut sebelumnya atas nama Elok Wahibah dan Mifthakhul Royyan, namun telah dinyatakan sah milik PT Kejayan Mas oleh Mahkamah Agung melalui putusan kasasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PT Kejayan Mas adalah pembeli beritikad baik. Kami sudah bertransaksi secara sah dengan keluarga Musofaini dan Elok Wahibah. Tidak ada dasar menyebut kami mafia tanah,” tegas Anthony.

Menurut Anthony, tudingan yang muncul tak lain berasal dari pihak-pihak yang tak memiliki hak atas tanah, namun mencoba menghalangi proses perdamaian. Bahkan, ia menilai kelompok itu yang justru patut diduga sebagai oknum pengganggu kepastian hukum.

“Mereka tidak punya bukti kepemilikan, tidak membeli lahan itu, tapi justru menghalangi kami, investor yang sah. Ini menghambat pembangunan dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal, sosok Agung Wibowo, yang kini dipermasalahkan sejumlah pihak, bukanlah perantara resmi transaksi, melainkan kerabat dekat dari pemilik tanah. Dalam putusan PK No. 826 PK/Pdt/2023, tindakan Agung terhadap Musofaini dan Elok Wahibah dinyatakan merugikan, namun tidak memengaruhi keabsahan jual beli antara PT Kejayan Mas dan ahli waris sah.

Di sisi lain, pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sidoarjo juga sebelumnya telah mendesak agar eksekusi segera dilaksanakan, mengingat lahan tersebut direncanakan untuk pembangunan perumahan buruh.

“Tanah itu sudah sah dimiliki PT Kejayan Mas. Kami meminta PN Sidoarjo mengeksekusi karena akan digunakan untuk fasilitas pekerja,” kata Sekjen SPSI, Sholeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara kuasa hukum PT Kejayan Mas, Abdul Salam, menyebut permohonan eksekusi sudah diajukan sejak 2019 dan telah melewati tiga kali upaya. Dua eksekusi sebelumnya gagal karena adanya penghadangan warga.

“Alhamdulillah eksekusi kali ketiga akhirnya berhasil. Ini penting demi menjamin kepastian hukum atas aset sah milik klien kami,” jelas Abdul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral