GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Duduk-Duduk, Ormas GRIB Jaya Diduga Pungli dan Klaim ‘Ahli Waris’ di Lahan BMKG

Ormas GRIB Jaya diduga pungli dan klaim sebagai ahli waris atas lahan BMKG di Tangsel. Polisi tangkap 17 orang, pembangunan pun terhambat.
Selasa, 3 Juni 2025 - 15:21 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules atau Rosario de Marshall
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Ketegangan antara organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Pondok Betung, Tangerang Selatan, menyeruak ke permukaan. 

Warga mengungkap aktivitas mencurigakan ormas di atas lahan negara, mulai dari klaim kepemilikan hingga pungutan liar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musik Keras dan Aktivitas Malam Hari

Warga sekitar, Salma (35), mengungkapkan bahwa anggota GRIB Jaya kerap berkumpul dan memutar musik keras hingga malam.

“Rame kalau sudah pada ngumpul. Iya, sampai malam. Kalau ormas (setel) musik-musik gitu kalau bete,” ujarnya.

Meski tidak mengganggu secara langsung, Salma menyebut bahwa keberadaan ormas itu menghambat proyek pembangunan BMKG.

“Sebenarnya udah punya BMKG. Udah mau bangun, udah datang pasir, backhoe. Tau-tau datang ormas ngaku ahli waris, akhirnya BMKG mundur,” tambahnya.

Penguasaan Lahan oleh Ormas

Menurut warga lain, Rahmat (38), aktivitas ormas lebih banyak berkisar pada nongkrong dan mendirikan posko yang kini sudah dibongkar aparat.

“Kita tahu mereka siapa, ya kita diam saja. Mereka di sana aja. Nggak ganggu warga langsung, tapi kelihatan menguasai,” ucapnya.

Lahan kosong yang rencananya akan digunakan BMKG untuk pembangunan, akhirnya berubah fungsi menjadi titik kumpul ormas yang mengaku sebagai ahli waris.

Tindakan Aparat dan Dugaan Pungli

Polda Metro Jaya melalui Operasi Berantas Jaya telah menangkap 17 orang, 11 di antaranya anggota GRIB Jaya. Mereka diduga melakukan penguasaan lahan secara ilegal dan melakukan pungutan liar.

“Ada pengusaha pecel lele, pedagang hewan kurban, dipungut secara liar. Pecel lele diminta Rp 3,5 juta per bulan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pungli, kelompok tersebut diduga memberikan izin ilegal kepada pengusaha lokal untuk beroperasi di atas tanah milik negara.

BMKG disebut telah mengirimkan alat berat dan material bangunan sebelum kegiatan dihentikan karena klaim sepihak dari ormas. Sampai hari ini, belum ada penyelesaian definitif soal status hukum lahan tersebut. (aag/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral