News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerakan Nasional Tanam Bambu Akan Jadi Legacy Kuat Presiden Prabowo

Sebagai tanaman unik dan multi fungsi, sudah saatnya bambu ditanam dalam bentuk gerakan nasional. Dan jika ini berhasil akan menjadi legacy kuat Presiden Prabowo Subianto baik di mata warga Indonesia maupun dunia.
Rabu, 14 Mei 2025 - 20:01 WIB
Toto Izul Fatah
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Sebagai tanaman unik dan multi fungsi, sudah saatnya bambu ditanam dalam bentuk gerakan nasional. Dan jika ini berhasil akan menjadi legacy kuat Presiden Prabowo Subianto baik di mata warga Indonesia maupun dunia.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Kamis (15/5/2025), menanggapi rencana China dan Jerman yang akan investasi bambu di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk, ketertarikan India dan Amerika Serikat terhadap bambu Indonesia yang bisa diekstrak ruas bambunya menjadi bahan suplemen dan obat alami bernilai tinggi yang kemudian populer disebut tabasheer.

"Sangat disayangkan jika potensi besar berupa perhatian dunia dari sejumlah negara terhadap bambu Indonesia ini tidak direspon dengan cerdas sebagai peluang, baik secara ekonomi maupun untuk kepentingan pelestarian alam," katanya.

Karena itu, menurut Toto, salah satu respon paling tepat adalah menjadikan potensi besar tersebut melalui gerakan nasional menanam bambu.

Toto berpendapat, gerakan nasional ini diperlukan melalui kebijakan Presiden Prabowo bukan hanya alasan ekonomi, tapi juga alasan pentingnya Indonesia ikut ambil peran dalam pelestarian alam.

Dari penelitian singkatnya, kata Toto, bambu itu ternyata memiliki banyak manfaat, termasuk untuk merawat alam kita, udara kita dan iklim kita. 

Toto mencontohkan, fungsi dan manfaat bambu untuk menahan longsor karena memiliki daya serap air yang tinggi hingga 90%. Begitu juga manfaat bambu yang mampu menghasilkan oksigen sangat besar dibanding tanaman lain.

Dalam penilaian dan kajiannya selama ini, lanjut Toto, bambu termasuk tanaman yang unik. Di Indonesia, bambu tumbuh secara berumpun. Berbeda dengan di China dan Jepang yang tumbuh terpisah. 

"Bambu juga tumbuhan yang seluruh bagiannya berguna. Bahkan termasuk daunnya yang kering pun bisa menjadi pupuk," ungkapnya.

Yang pasti, lanjut Toto, bambu itu tanaman yang sekali tanam bisa untuk seumur hidup dengan perawatan yang tidak sulit. Dan bambu juga tumbuh di segala keadaan cuaca dan kondisi tanah di seluruh nusantara. 

Disamping, tegas Toto, bambu selain punya sejarah panjang yang tak terpisahkan dengan perjalanan bangsa Indonesia sejak jauh sebelum merdeka, juga masuk kategori tanaman estetik yang bernilai tinggi.

Karena itu, menurut Toto, wajar jika dunia mulai melirik Indonesia sebagai negara yang potensial menjadi pusat bambu dunia. Dari sisi kepentingan lingkungan hidup, semakin banyak bambu ditanam, semakin besar peluang untuk menahan panas bumi. Dan semakin kecil peluang terjadinya longsor dan banjir.

“Saat ini bukan hanya Indonesia yang butuh bambu, tapi juga warga dunia, karena mereka butuh untuk mengurangi ancaman karbon dioksida yang membuat panas bumi meningkat," tandasnya.

Apalagi, kata Toto, dalam kontek dunia saat ini yang sedang mengalami berbagai musibah alam seperti banjir, longsor dan lain-lain, menanam bambu makin diperlukan. Semakin banyak bambu ditanam di dunia, akan semakin baik alam ini.

Mengenai alasan dunia melirik Indonesia sebagai produsen bambu, menurut Toto, karena kualitas bambu Indonesia paling baik. Disamping, jenis bambu Indonesia juga paling banyak. Tak kurang dari 140 an jenis bambu.

Karena fungsi dan manfaat bambu itulah, Toto berharap Presiden Prabowo memberikan perhatian sangat serius dengan menjadikannya sebagai gerakan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya yakin, jika ini bisa terwujud, Pak Prabowo bukan saja akan dikenang sebagai presiden yang berhasil menjadikan bambu sebagai pilar ekonomi, tapi juga akan dikenang dunia sebagai presiden pelestari alam," tegasnya. (ebs)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT