Tak Kalah Sangar dari Hercules, John Kei juga Punya Masa Lalu Kelam, Bolak-balik Masuk Penjara, Pertama Kali Habisi Nyawa Orang saat jadi Satpam: Saya Tebas, karena...
- tvOnenews / Antara
John Kei dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara oleh Mahkamah Agung pada 24 Juli 2013. Vonis itu dua tahun lebih berat dari tuntutan jaksa.
MA tak menjelaskan secara rinci alasan hukuman diperberat. Kasus tersebut menegaskan bahwa reputasi John Kei sebagai aktor kriminal kelas berat memang bukan isapan jempol.
- Kolase Tvonenews.com
John Kei Akhirnya Bertobat di Nusakambangan
Namun kehidupan di balik jeruji membawa perubahan. Di Lapas Nusakambangan, John Kei mengaku mulai mendalami agama dan bertobat. Ia rutin berdoa dan membaca kitab suci, serta aktif memberi khotbah bagi narapidana lain.
“Saya ingin menjadi manusia baru saat keluar dari penjara. Saya serahkan hidup saya pada Tuhan,” ujarnya menyentuh. Ia pun mengaku ingin meninggalkan masa lalunya dan memperbaiki hidup.
“Kalau saya mati, saya ingin masuk surga, bukan ke neraka karena bunuh diri,” tambahnya.
Berbeda dengan Hercules yang masih aktif dalam dunia ormas, Grib Jaya dan kerap muncul dengan sikap kontroversial.
John Kei justru kini lebih memilih jalur religius dan sepi dari sorotan publik, meski belum sepenuhnya lepas dari label masa lalunya.
Perbandingan Dua Preman Legendaris: Hercules vs John Kei
Baik Hercules maupun John Kei dikenal sebagai sosok preman yang memiliki pengaruh besar di Jakarta. Hercules dikenal menguasai wilayah Tanah Abang dan memiliki jaringan yang luas.
Sementara John Kei dikenal dengan kelompok AMKEI yang bergerak di bidang penagihan utang dan jasa keamanan.
Namun, keduanya juga memiliki perbedaan mencolok. Hercules saat ini aktif di dunia politik melalui organisasi GRIB, meskipun tindakannya kerap menuai kontroversi.
Sementara John Kei lebih dikenal dengan aksi-aksi kriminalnya yang berujung pada hukuman penjara.
Kisah hidup kedua sosok ini mencerminkan kompleksitas dunia premanisme di Indonesia, dimana kekuasaan dan pengaruh seringkali beriringan dengan tindakan kriminal dan kekerasan.
Meskipun keduanya pernah menyatakan keinginan untuk berubah, tindakan mereka di masa lalu dan sekarang tetap menjadi sorotan publik dan aparat penegak hukum. (udn)
Load more