Polisi Tangkap Tiga Pria Bawa Senapan Angin Diduga Hendak Tawuran di Gambir, Satu Masih Anak
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Tim Patroli Perintis Presisi Bandung dari Sat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan aksi sekelompok pria diduga hendak tawuran di Jalan Kran 5, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa tiga orang berhasil diamankan dalam peristiwa ini.
“Tiga remaja tanggung digelandang ke Polres Metro Jakarta Pusat. Ketiganya berinisial RAF (24), PSI (19) dan RK (13),” kata Susatyo, kepada wartawan, pada Jumat (2/5/2025).
Susatyo mengungkapkan bahwa para remaja dan anak ini ditangkap saat tim tengah melaksanakan patroli.
Kemudian pada saat ditangkap, tim juga mendapati adanya sejumlah senjata tajam ditemukan tak jauh dari lokasi mereka berkumpul.
“Membawa lima celurit dan satu unit senapan angin PCP,” jelas Susatyo.
Sementara itu, Susatyo menegaskan bahwa pihak kepolisian mengecam keras aksi tersebut dan mengimbau orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka.
"Kami minta orang tua agar menjaga dan mendidik putra-putrinya untuk tidak keluar malam. Berikan kegiatan yang positif untuk masa depan mereka, bukan membiarkan mereka terlibat tawuran yang bisa menghancurkan masa depan," ucap Susatyo.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat Kompol William Alexander menerangkan bahwa ketiga pelaku dan barang bukti telah diamankan ke Mako Polres Metro Jakpus untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami tindak tegas setiap bentuk tawuran. Kami amankan tiga pelaku beserta lima celurit dan satu senapan angin. Ini bukti bahwa patroli kami aktif dan kami tidak beri ruang untuk kekerasan jalanan," terang William.
Kemudian, atas kejadian ini, para pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin dan terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.
“Ketiganya masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga tengah mendalami dari mana asal senjata-senjata tersebut didapat termasuk keterlibatan pihak lain,” tukas William. (ars/nsi)
Load more