Kapolres Metro Jakarta Timur Klaim Kasus Tewasnya Mahasiswa UKI Diungkap Sesuai Prosedur
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly merespon soal pelaporan keluarga Kenzha Walewangko, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang tewas di area kampus ke Propam Polri.
Pelaporan yang dilayangkan keluarga tersebut akibat tak terima dengan penghentian penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Metro Jakarta Timur terkait dengan kasus Kenzha.
Nicolas mengaku, tak mempermasalahkan laporan yang dilayangkan pihak keluarga ke Propam Polri. Ia merasa, tim penyidik telah bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Nanti pihak Propam Polri yang akan menindaklanjuti laporan mereka tersebut, apakah penyelidik Polrestro Jaktim sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan hukum dan SOP yang berlaku atau tidak," katanya kepada wartawan dikutip Minggu (27/4/2025).
Nicolas menegaskan, sejauh ini pihaknya telah bekerja secara profesional, bahkan penyeledikan kasus tewasnya mahasiswa UKI itu dilakukan secara transparan.
"Kami tegaskan di sini bahwa penyelidik Polrestro Jaktim dalam menangani kasus tewasnya 'KEW' dilakukan secara profesional, proporsional dan transparan," tegasnya.
Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa Polres Jakarta Timur sangat menghargai pelaporan yang dilayangkan oleh keluarga korban tersebut.
"Mengenai adanya penilaian dan rasa ketidakpuasan dari PH dan keluarga korban (KEW) atas hasil kinerja maksimal dari penyelidik Polrestro Jaktim tersebut, maka itu menjadi hak mereka untuk melaporkannya kepada pihak Propam Polri," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Keluarga dari Kenzha Walewangko, seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang tewas di area kampus melaporkan Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly ke Propam Polri.
Laporan ini dilayangkan Ayah Kenzha, EH Happy Walewangko melalui kuasa hukumnya dengan nomor teregister SPSP2/001832/IV/2025/BAGYANDUAN.
Kuasa Hukum keluarga Kenzha, Manotar Tampubolon mengatakan, laporan ini dibuat lantaran jajaran Polres Jakarta Timur dinilai sangat lamban untuk mengungkap kasus tewasnya Kenzha di area Kampus beberapa waktu lalu.
Selain itu, Kapolres hingga Kanit Reskrim dianggap tidak bekerja secara profesional bahkan terkesan menutup-nutupi sehingga kasus tewasnya Kezha hingga saat ini masih menimbulkan tanda tanya.
Load more