Ibas Dorong Peningkatan Pendanaan Kesejahteraan LinMas
- Istimewa
Menurut Ibas, banyak sekali Undang-Undang yang memuat yang dapat dijadikan dasar dari pergerakan Linmas. Mulai dari UU No 2 Kepolisian Negara, UU No 24 tentang Penanggulangan Bencana, UU No 23 tentang Pemerintahan Daerah, dan banyak lagi terkait Peraturan Kemendagri atau Permendagri Nomor 2, 84, 42, dan seterusnya.
Ibas menyebutkan Linmas memiliki peran utama melindungi masyrakat dari berbagai ancaman konflik.
“Tidak hanya konflik atau ancaman luar negeri, tapi konflik sosial yang kadang lebih dekat dengan kehidupan kita. Belum lagi untuk mengantisipasi pergerakan perdagangan, penggunaan narkoba, dan perjudian. Linmas lah yang ada, sebetulnya, dalam kehidupan kemasyarakatan,” tegas Ibas.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini juga menilai tugas-tugas itu menjadi lebih relevan bagi Linmas untuk terus kita perkuat dan kita dukung, terutama peran Linmas dalam mitigasi bencana.
“Sebagai Wakil Ketua MPR RI, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat tahu Linmas ini juga yang selalu terdepan dalam meningkatkan titik fokusnya memitigasi bencana,” katanya.
“Siang dan Malam hari, tidak hanya kebakaran, kadang gempa bumi, kalau di Jawa Barat kan lumayan sering, banjir, apalagi di Jabodetabek belakangan ini. Linmas juga ada di situ. Linmas tidak pernah kenal lelah dan takut untuk langsung membantu mengevakuasi, menolong, dan bergerak tanpa batas,” lanjut Ibas.
“Dan budaya gotong-royong itu hingga hari ini juga dipertontonkan dengan sangat positif dan baik. Saya punya daerah pemilihan (dapil) di Jawa Timur VII, dan saya selalu memberikan apresiasi bagi para Linmas di sana yang juga senantiasa hadir dalam kehidupan kemasyarakatan, termasuk dalam suka dan duka kehidupan bangsa ini,” tegasnya.
Tak hanya peran Linmas dalam mitigasi bencana, Ibas juga menyoroti bagaimana Linmas berperan besar dalam keberhasilan penyelenggaraan Pemilu/Pilkada.
“Kita juga tahu bahwa Llinmas berperan dalam penguatan demokrasi negara. Penyelenggaraan Pemilu, Pilkada, Linmas ini juga hadir, betul ya?” yang langsung dijawab peserta “Betul Pak, siang malam”.
“Siang malam, capek itu. Kadang tidak sesuai dengan tingkat kelelahannya, tapi bersyukur saudara-saudara semuanya masih terlibat dan dilibatkan, dan siap terus untuk mengawal penugasan-penugasan tersebut,” terang Ibas.
Load more