Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penembakan 3 polisi yang menggerebek judi sabung ayam di Lampung, sudah berjalan sembilan hari. Namun, pihak keluarga merasa kasus tersebut seakan jalan di tempat.
Bahkan, sampai saat ini, belum adanya penetapan tersangka, hingga membuat keluarga korban frustasi hingga harus mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris.
“Jadi ada keanehan, nunggu sembilan hari menetapkan tersangka untuk pelaku yang sudah mengaku, korbannya ada dan sudah sangat viral kenapa harus nunggu sembilan hari,” ucap Hotman saat konferensi pers di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, (25/3/2025).
Bahkan pada saat konferensi pers di kawasan Kelapa Gading, anak tunggal dari korban Alm AKP Anumerta Lusiyanto, Sabila, tidak dapat menahan tangis saat menyampaikan pengaduannya kepada Hotman.
Ia menerangkan bahwa Ayahnya hanya menjalankan perintah saat melakukan penggerebekan itu.
“Bapak saya diperintah pihak polres untuk membubarkan sabung ayam, bapak saya memang paling depan, saat bapak saya keluar, bapak saya langsung ditembak,” ujar Sabila sambil menangis.
Lebih lanjut ia menceritakan bahwa dirinya sudah satu tahun tidak bertemu dengan sang ayah sebelum akhirnya bertemu dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Load more