Seorang Kakek Surati Kejati DKI Jakarta, Ini Alasannya
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Hartono seorang kakek yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh menantunya di Cengkareng, Jakarta Barat surati Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.
Kuasa Hukum Hartono, Sihar Natanael Nababan mengungkap langkah tersebut ditengarai kekecewaan dari kliennya.
Sihar menyebut kekecewaan sang kakek itu dikarenakan kasus yang mandeg hingga kliennya itu malah menjadi tersangka dengan laporan pihak lain pada kasus kasus tersebut.
“Klien kami akhirnya jadi tersangka setelah menantunya bernama SAG melaporkan ke Polda sepekan setelah kami melapor,” kata Sihar kepada awak media, Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Sihar menilai kliennya dijadikan tersangka dengan dugaan bukti yang tidak valid salah satunya berupa hasil visum.
Bahkan, pihaknya akan menghadapai rekonstruksi dengan merujuk laporan SAG tanpa ada pihak yang dapat menjamin tak akan terjadinya keributan dalam kegiatan itu.
Atas dasar kekecewaan itulah, Sihar mengungkapkan pihaknya akan menyurati Jaksa Peneliti Berkas Kejati DKI ke Jamwas Komisi Kejaksaan dan Pimpinan Komisi III DPR RI perihal Keberatan Penanganan Perkara yang Berat sebelah dikarenakan rekontruksi ini merupakan petunjuk dari Jaksa Kejati DKI.
Sihar mengaku sang klien terlihat kecewa dengan laporan polisi yang dilakukannya sejak Nopember 2023 namun penanganan kasusnya tidak menemui titik terang.
“Kecewa pasti, Anda bayangin sudah dari 2023 kasusnya tidak ada kejelasan dan Kepastian Hukum. Malah dijadikan tersangka, sedangkan jelas-jelas SAG yang lebih dahulu jadi Tersangka malah lebih dapat prioritas,” ungkapnya.
Adapun kasus bermula pada Tahun 2023 lalu ketika menantu sang kakek berinisial S mendatangi kantornya di kawasan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.
Lantas sang menantu marah lantaran Hartono membayarkan langsung gaji ART secara langsung tanpa melalui dirinya.
Sang menantu yang kecewa lantas menyerang Hartono di kantornya.
Adapun penyerangan itu kemudian terekam kamera CCTV kantor dan sempat viral di media sosial. (raa)
Load more