News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilema Ojol Perempuan GASPOL Kerja Harus Tinggalkan Anak, Usul Minta Daycare Gratis kepada Menteri PPPA

Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi menerima aspirasi dari kaum ojek online perempuan di daerah Jawa Timur. Mereka berharap ada daycare gratis untuk anak.
Jumat, 8 November 2024 - 16:49 WIB
Dilema Ojol Perempuan GASPOL Kerja Harus Tinggalkan Anak, Usul Minta Daycare Gratis kepada Menteri PPPA
Sumber :
  • tvonenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Menteri PPPA RI) Arifatul Choiri Fauzi menerima aspirasi dari kaum ojek online perempuan di daerah Jawa Timur.

Adapun, aspirasi disampaikan saat Dialog Interaktif Menteri PPPA Arifah Fauzi bersama ratusan perempuan ojol yang tergabung dalam komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online (GASPOL) Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berasal dari berbagai kota di Surabaya seperti Gresik, Malang, Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya.

Salah satu keluhan yang dikeluhkan kepada Menteri Arifah adalah terkait tempat penitipan anak gratis atau daycare bagi para ojol perempuan yang mencari nafkah untuk keluarganya.

Dea, pengemudi ojol perempuan dari Surabaya menceritakan bahwa mayoritas ojol perempuan di komunitasnya membawa anaknya saat bekerja 'narik ojol'.

Menurut Dea, membawa anak saat mencari nafkah adalah hal terpaksa lantaran tidak memiliki biaya untuk dititipkan ke daycare.

Oleh karenanya Dea mengusulkan agar Pemerintah dalam hal ini KemenPPPA bekerja sama dengan Provider Ojol terkait untuk membangun daycare khusus ojol perempuan.

"Saya Dea dari Gaspol Surabaya. Mohon izin Ibu, yang saya tanyakan, apakah mungkin dari Kementerian bisa memfasilitasi bersama aplikator untuk mendirikan tempat penitipan anak agar bunda-bunda ini dalam bekerja mereka tidak lagi membawa putra-putrinya bu?" tanya Dea kepada Menteri Arifah saat Dialog Interaktif bersama Gaspol di Kantor UPT PPPA Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/11/2024)

Selain tidak memiliki biaya untuk menitipkan anaknya ke daycare, Dea menjelaskan, dirinya juga merasa dilema dengan adanya peraturan tidak boleh mengeksploitasi anak.

Dalam hal ini, membawa anak saat 'narik ojol' dapat juga dianggap mengeksploitasi anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar ini juga Dea meminta kepada Menteri Arifah untuk diadakan daycare gratis bagi para kaum ojol perempuan yang mencari nafkah untuk keluarganya.

"Karena kan memang sudah ada SOP untuk keselamatan anak, sedangkan kita juga dari DP3AK sudah dianjurkan tidak mengeksploitasi anak dan itu yang masih banyak terjadi di Surabaya di Jawa Timur seperti itu," jelas Dea.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral