News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didatangi Ketika Sedang Bertugas, Iptu Rudiana Ayah Eky Respons Begini saat Ditanya soal Sidang PK Kasus Vina Cirebon

Didatangi ketika sedang betugas sebagai polisi di Polsek Kapetakan, Iptu Rudiana ayah Eky memberikan respons begini ketika ditanya soal sidang PK kasus Vina Cirebon.
Minggu, 15 September 2024 - 08:27 WIB
Iptu Rudiana
Sumber :
  • Fristian Griec Media Official

Jakarta, tvOnenews.com - Didatangi ketika sedang betugas sebagai polisi di Polsek Kapetakan, Iptu Rudiana ayah Eky memberikan respons begini ketika ditanya soal sidang peninjauan kembali (PK) kasus Vina Cirebon. 

"Kaitan terkait hal ini karena saya sudah ada lawyer maka mungkin bisa langsung menghubungi Bang Pitra," ujar Iptu Rudiana dikutip dari tayangan YouTube Fristian Griec Media Official berjudul EKSKLUSIF! Sidang PK Terpidana Kasus Vina, Rudiana Bilang Apa? Marliana Blak-blakan yang tayang pada Sabtu (14/9/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditemui, Iptu Rudiana disinggung tentang beberapa hal mulai dari adanya pernyataan saat pemeriksaan para terpidana kasus Vina Cirebon 2016 lalu dipenuhi praktik kekerasan oleh penyidik hingga muncul kemungkinan kasus Vina-Eky Cirebon bukanlah pembunuhan melainkan kecelakaan. 

Terkait pertanyaan-pertanyaan itu, Iptu Rudiana memberikan jawaban yang sama. 

"Sekali lagi saya sampaikan langsung ke Bang Pitra saja selaku kuasa hukum," katanya. 

Terpisah, Marliyana kakak Vina mengatakan terkait sidang PK ini pihaknya akan mengikuti proses hukum yang ada.

"Untuk tanggapan ya terserah saja. Maksudnya apapun keputusannya saya dan keluarga sudah mencoba ikhlas apapun itu keputusannya," ujar dia. 

Marliyana mengaku dirinya dan keluarganya sudah lelah terkait proses kasus ini. 

Saat ditanya soal kemungkinan hasil sidang PK diterima dan para terpidana akhirnya dibebaskan, keluarga mengaku tidak apa-apa.

"Kan semua orang sekarang berasumsi kecelakaan. Sementara saya dan keluarga tidak punya bukti apa-apa. Jadi ya sudahlah kami mencoba untuk menerima apapun keputusan proses pengadilan," terangnya.

Pada tahun 2016 lalu, kasus kematian Vina-Eky Cirebon dinyatakan sebagai kasus pembunuhan dan pemerkosaan oleh delapan terpidana.

Satu terpidana telah bebas karena saat itu masih berada di bawah umur. 

Sedangkan, tujuh orang lainnya divonis penjara seumur hidup. Kasus ini kembali mencuat usai Film Vina: Sebelum 7 Hari tayang pada awal tahun 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini pun kembali menjadi sorotan hingga muncul saksi-saksi baru yang mulai berani memberikan kesaksian ke publik. Tujuh terpidana ini pun mengajukan PK karena mereka mengklaim tidak bersalah.  (nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral