News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eky Disebut Belagu saat Bawa Motor oleh Temannya, Frans: Dia Berani 'Ngegitik' di Depan...

Eky teman dekat Vina Cirebon disebut belagu saat bawa motor oleh temannya. Frans pun mengatakan Eky kerap mengendarai motornya dengan cara zig-zag.
Kamis, 22 Agustus 2024 - 06:03 WIB
Eky dan Vina
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Eky teman dekat Vina Cirebon disebut belagu saat bawa motor oleh temannya. Hal ini dikatakan Fransiskus Marbun di acara Fakta tvOne. 

Saat itu, Frans—sapaan akrab Fransiskus—ditanya soal Eky yang dikabarkan memakai obat-obatan terlarang dan mengkonsumsi minuman keras sebelum malam kejadian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, penanya pun bertanya kepada Frans tentang bagaimana Eky mengendarai motornya.

Frans pun mengatakan Eky kerap mengendarai motornya dengan cara zig-zag. Bahkan, dia menyebut cara Eky membawa motor itu “belagu”. 

“Kalau nyetirnya belagu itu (zig-zag) di depan teman-temannya doang sih,” kata Frans dikutip pada Kamis (22/8/2024). 

Motor Eky. Dok: Istimewa

“Jadi kalau orang Cirebon bilangnya kan ngegitik gitu loh. Kanan kiri, kanan kiri. Zig-zag. Menurut saya, dia kayak gitu di depan teman-temannya doang. Kalau sendirian buat apa coba dia bikin kayak gitu,” sambungnya. 

Frans mengatakan meskipun Eky sering membawa motornya secara zig-zag di depan teman-temannya, namun Eky selalu selamat.

“Semabuk-mabuknya dia, dia pulang sampai rumah. Aman-aman aja. Enggak pernah jatuh segala macam,” terangnya. 

Frans pun tak percaya jika Eky meninggal dunia di tanggal 27 Agustus 2016 lalu.

Meski dia teman Eky, Frans mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan Iptu Rudiana ayah Eky atau orang-orang yang terlibat dalam kejadian ini. 

Namun, dia mengaku sudah dimintai keterangan oleh polisi terkait keterangannya yang mengatakan jika helm yang digunakan Eky di malam kejadian adalah helm miliknya. 

“Berurusan dengan polisi itu baru sekarang-sekarang. Kayak diwawancara gitu. Sosial media dipegang mereka. Facebook, Instagram, Google,” katanya. 

Frans mengatakan polisi memegang media sosialnya untuk mengetahui apa saja yang terjadi di malam kejadian.

Terkait Eky memakai obat-obatan terlarang dan mengkonsumsi minuman keras, dia meyakini jika temannya itu memang sering melakukan hal itu. 

“Tapi kalau dibilang Eky peminum, iya. Peminum, pemakai (obat-obatan) juga,” katanya. 

Terpisah, Pitra Romadoni selaku Kuasa Hukum Iptu Rudiana ayah Eky mengatakan pernyataan Eky adalah peminum dan pemakai adalah tidak benar. 

“Saya ingin sampaikan kepada teman dia ini agar jangan asal bunyi karena kita berpatokan pada data, bukti dan fakta yang ada,” kata Pitra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Almarhum ini sudah dua kali menjalani pemeriksaan kondisi fisik luar maupun dalam. Visum juga telah dilakukan dan memperkuat dalil itu adalah pembunuhan,” sambungnya. (nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral